Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Hikmah Ramadhan
Meraih Lailatul Qadar dari Rumah Saat Pandemi Corona Melanda Dunia
Jumat, 15 Mei 2020 - 13:47:08 WIB
TERKAIT:
 
  • Meraih Lailatul Qadar dari Rumah Saat Pandemi Corona Melanda Dunia
  •  

    SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Biasanya masyarakat yang ingin berjumpa Lailatul Qadar  memperbanyak ibadah di masjid pada 10 hari akhir Ramadhan. Kaum muslim melakukan iktikaf pada masa tersebut sesuai dengan apa yang diajarkan Rasulullah SAW.

    Tetapi karena pandemi corona stau Covud-19 seperti saat ini, ada imbauan untuk beribadah di rumah, terutama bagi mereka yang berada di zona merah. Lalu bagaimana hukum melaksanakan iktikaf pada masa pandemi ini?

    Dikutip dari republika online, Ketua Bidang Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Huzaemah Y Tanggo mengatakan, Iktikaf itu kadarnya sunah. Dikerjakan mendapatkan pahala, ditinggalkan tidak apa-apa. Tapi memang masyarakat kita banyak yang menggunakan iktikaf untuk mencari Lailatul Qadar.

    Sesuai fatwa MUI Nomor 14 tentang Pelaksanan Ibadah di Masa Pandemi Covid-19 ini, diatur bagaimana tata cara ibadah yang perlu dilakukan umat selama Ramadhan.

    Artinya, menjaga kesehatan itu wajib, sedangkan iktikaf ini sunah, jadi jangan dahulukan sunah daripada yang wajib. Apalagi, jika kita mau cari-cari yang ibadah sunah, banyak sekali ibadah sunah yang bisa kita kerjakan di rumah tanpa kita harus ke masjid, karena kondisinya sedang darurat Covid-19. 

    Selain itu, banyak sunah yang bisa dikerjakan dari rumah, yang paling sederhana saja, kita biasa shalat Witir tiga rakaat. Ketika kita berada di rumah dan mau mengejar Lailatul Qadar, tambahkan saja Witirnya sampai 11 rakat. Belum lagi shalat Dhuha.

    "Kalau kita biasa shalat Dhuha cuma dua rakaat, kita lakukan jadi delapan rakaat. Belum lagi shalat-shalat sunah yang sebelum dan sesudah shalat lima waktu. Itu kan banyak sekali. Kita juga bisa lakukan shalat berjamaah bersama keluarga. Tadarus sama-sama. Kecuali bagi mereka yang tinggal sendirian di rumah, tentu tidak bisa," katanya.

    Huzaemah mengatakan, iktikaf bukanlah satu-satunya cara untuk meraih Lailatul Qadar. Memang Rasulullah SAW ketika hendak meraih Lailatul Qadar, beliau beriktikaf di masjid pada 10 hari terakhir Ramadhan. Hanya saja, beliau melakukan iktikaf dengan intensitas yang tinggi.

    "Tapi kan kondisi sekarang berbeda, ada pandemi. Tentu saja kita dahulukan kemaslahatannya, ikuti protokol dan fatwa MUI soal ibadah saat pandemi ini berlangsung. Cara meraih Lailatul Qadar jika di rumah saja juga bisa. Mendirikan ibadah-ibadah sunah (seperti yang disebutkan di atas) juga bisa menjadi cara yang baik," ujarnya.

    Covid-19 ini kata Huzaemah, kan menular, siapa yang menjamin kita tidak tertular dan menulari orang kalau beriktikaf di masjid yang ada di zona merah. Masyarakat harus pahami dulu apa itu iktikaf dan juga kondisi di sekelilingnya.

    "Jika mau mengejar pahala Lailatul Qadar, carilah dengan cara yang benar dan tidak merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Harapan saya, semoga kita semua dapat melalui Covid-19 ini dengan sebaik-baiknya," katanya.***




    Loading...




     
    Berita Lainnya :
  • Meraih Lailatul Qadar dari Rumah Saat Pandemi Corona Melanda Dunia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved