Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Tepat Waktu Pelaksanaan PK-23, Pemko Padangsidimpuan Menerima Penghargaan Dari BKKBN Pusat
Selasa, 28 November 2023 - 16:30:53 WIB
(lima dari kiri) Pj Walikota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M, M.Kes, saat menerima penghargaan dari BKKBN pusat. Foto/ist.
TERKAIT:
   
 

SUARAaktual.co | Padangsidimpuan-Pemerintah Kota Padangsidimpuan mendapat penghargaan tingkat nasional kategori kabupaten/kota yang tepat waktu pendataan keluarga 2023 dengan capaian 100 persen hingga batas 31 Oktober 2022.

Dihimpuan dari, Bagian protokol dan komunikasi pimpinan setda kota Padangsidimpuan, atas prestasi itu, Pemko Padangsidimpuan menerima Apresiasi Pelaksanaan Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2023 (PK-23) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat.

"Alhamdulillah, ini merupakan suatu capaian yang patut disyukuri," kata Pj Walikota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M, M.Kes, Selasa (28/11/2023) Di Menara Danareksa Jakarta Pusat usai menerima penghargaan tersebut.

Secara pribadi saya berterimakasih dan mengapresiasi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Padangsidimpuan dan para kader (petugas) yang telah bekerjasama dengan baik terutama dalam program Keluarga Berencana dan penanganan penurunan kasus stunting. Sehingga pemutakhiran data keluarga dan kendala di lapangan bisa diselesaikan secara bersama-sama," ucapnya.

Mengacu pada lampiran Surat BKKBN Perwakilan Sumatera Utara Nomor: 1620/LP.03/J5/2023 Pemerintah Kota Padangsidimpuan meraih peringkat pertama untuk Provinsi Sumatera Utara.

"Semoga penghargaan ini bisa menjadi penyemangat, agar ke depan semua program bisa terus dijalankan lebik baik lagi, terutama program Keluarga Berencana untuk mencegah kasus stunting. Sehingga anak-anak menjadi generasi penerus Padangsidimpuan yang benar-benar dalam kondisi sehat," demikian Pj Walikota Padangsidimpuan.

Sebelumnya, Kepala BKKBN Pusat DR. (HC), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) dalam sambutannya mengapresiasi Pemerintah Daerah atas capaian penanganan stunting sehingga angka prevalensi terendah.

"Untuk Kota Padangsidimpuan yang 100% penanganannya dibiayai oleh APBD kami sangat apresiasi", ungkapnya.

Mengenai penanganan atau upaya menekan laju stunting di lapangan, menurutnya , sejak pranikah, tepatnya tiga bulan sebelum menikah, lebih dahulu dilakukan skrining dan pembekalan tentang kesehatan reproduksi terhadap pasangan yang akan menikah.

Pada masa kehamilan, lanjutnya, seorang ibu harus mengontrol perkembangan janin dalam kandungan dan memberikan asupan gizi sehingga janin tumbuh sehat.

Hasto menjelaskan setelah seorang ibu melahirkan harus memperhatikan kondisi bayi dan memberikan air susu ibu serta asupan gizi yang baik.


(D/***)






Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Ketua Bawaslu Pekanbaru Ingatkan Panwascam dan PPK Jangan Main-main
  • Outstanding Capai Rp.282 Miliar, BRK Syariah Berikan Edukasi Kesehatan Jantung Gratis
  • Pembina Samsat Nasional Gelar Kick Off Implementasi Pasal 74 UU Nomor 22 Tahun 2009
  • Kapolsek Makarti jaya Pimpin Apel Imbau Kamtibmas Pengamanan Rapat Pleno Terbuka
  • Murah dan Ramah Lingkungan, PLN Siapkan Hidrogen Jadi Energi Alternatif Kendaraan Masa Depan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2024 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved