Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Ponpes Khoirul Ummah Kelola Lahan Hibah Pemkab Inhu, Tomas Pertanyakan Kemana Aliran Hasil Lahan
Sabtu, 18 Maret 2023 - 10:08:10 WIB
Ponpes Khoirul Ummah Kelola Lahan Hibah Pemkab Inhu, Tomas Pertanyakan Kemana Aliran Hasil Lahan
TERKAIT:
   
 

Suaraaktual.co | INHU, - Yayasan Islam Indragiri (Yasiin) Pondok Pesantren (Ponpes) Khoirul Ummah diduga mengelola ribuan hektare tanah Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), yang berada di Kecamatan Batang Peranap,

Menurut sumber keterangan yang di kutip oleh tim Ikatan Wartawan Online (IWO) yang berkolaborasi dengan Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), berdasarkan keterangan Narasumber, Yayasan Khoirul Ummah mengelola lahan Pemda yang diduga luasnya mencapai 13.000 Hektare yang terletak di Kecamatan Batang Peranap, informasi yang di rangkum lahan hibah Pemkab ditanami pohon kelapa sawit, dugaan itu sudah berjalan sejak tahun 1996 sampai sekarang tidak diketahui kemana Aliran dana hasil dari lahan tersebut, dan tidak tidak diketahui uang dari hasil penjualan buah kelapa sawit tersebut di peruntukan.

Salah seorang Tokoh Masyarakat (TOMAS) dan juga Mantan Anggota DPRD Kabupaten Inhu, di hadapan Wartawan Kamis siang 17/03/2022, mempertanyakan kemana aliran dana dari hasil lahan seluas itu.

"Jujur saja terkait hal ini saya mempunyai pertanyaan besar, dengan luas lahan ribuan hektare yang dikelola Yayasan, harusnya Putra-Putri kita jika ingin menimba ilmu disana tidak lagi perlu mengeluarkan biaya yang besar, lantaran sudah difasilitasi oleh Pemerintah, tetapi ini tidak! Lalu kemana hasil lahan selama ini di alirkan? "Terang Tomas

Diceritakan oleh Tomas, dulu semasa beliau masih menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Inhu juga mendengar jika Pemerintah memfasilitasi Yayasan dengan lahan yang luas, tujuan nya untuk kemudahan generasi penerus kita untuk menimba ilmu disana, dengan harapan ya kalau tidak bisa gratis setidaknya tidak mahal jikalau membayar. "Ya, dulu saya mendengar juga terkait lahan yang dikelola oleh Yayasan Khoirul Ummah, di kecamatan Batang Peranap, tujuan Pemerintah agar kelak hasil dari garapan lahan itu bisa membantu mempermudah anak-anak untuk menimba ilmu di dalam Yayasan tersebut, bukan malah seperti sekarang ini mau masuk mendaftar untuk belajar di Yayasan Khoirul Ummah Harus membayar Belasan juta rupiah, "sambung Tomas

Cukup banyak para Orang tua khusus nya di Kabupaten Inhu mengeluhkan hal ini, pasalnya mereka tidak mampu menyekolahkan Anak-anak nya di Yayasan Khoirul Ummah, karena tidak sanggup untuk membayar biaya pendaftaran nya, notabene yang sekarang sekolah di Yayasan itu mereka Anak-anak yang terlahir dikalangan keluarga mampu.

Padahal, warga Inhu itu sendiri kebanyakan pingin anak-anaknya dapat bersekolah di Pondok Pesantren tersebut.

Terkait hal itu, tim redaksi suaraaktual melakukan konfirmasi kepada pimpinan Yayasan Khoirul Ummah KH. Muhammad Mursyid, M.Pd melalui pesan WhatsApp nya dari pukul 20: 19 Wib kemarin hingga Sabtu (18/03/23) berita ini di publis belum ada jawaban.**

Liputan : Selamet


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • One Day, One Prison's Product, Jadi Ajang Pengenalan Produk Karya WBP Lapas Kelas IIA Pekanbaru
  • Antisipasi Aksi Balap Liar di Bulan Suci Ramadhan, Polres Kampar Gelar Patroli Skala besar.
  • Pj Bupati Kampar rapat dengan Tim Satgas Percepatan penyelesaian Konflik lahan
  • Lowyear Dan Ormas Pertanyakan Kinerja Kejari Dalam Penanganan perkara Dugaan Kredit Fiktif BJB
  • Satreskrim Polres Dumai, Berhasil Mengamankan Seorang ART Pencuri Brankas Majikan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved