Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Mengingat Kembali Bacaan Takbir Idul Adha dan Waktu Bertakbir
Kamis, 30 Juli 2020 - 16:29:15 WIB

TERKAIT:
 
  • Mengingat Kembali Bacaan Takbir Idul Adha dan Waktu Bertakbir
  •  

    SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Umat Islam disunahkan untuk bertakbir
    menyambut Hari Raya Idul Adha. Meski setiap tahun dilakukan, terkadang ada yang terlupa bagaimana tata caranya.

    Kegiatan bertakbir ketika Idul Adha dapat dimulai saat malam hari menjelang Hari Raya Idul Adha pada 10 Dzulhijjah, atau dikenal dengan malam takbiran. Malam takbiran merupakan bentuk syiar agama Islam.

    Setiap Muslim disunahkan untuk menyemarakkan malam takbiran dengan mengumandangkan bacaan takbir, baik secara pelan maupun keras.

    Terdapat takbiran yang tidak terikat waktu yakni boleh dilakukan kapan saja. Di bulan Dzulhijjah, umat Islam disunahkan banyak bertakbir dan memuji Allah mulai dari 1 Dzulhijjah hingga hari Tasyrik berakhir yakni 13 Dzulhijjah atau tahun ini jatuh pada 3 Agustus 2020.

    Takbiran untuk menyemarakkan Hari Raya Idul Adha dilakukan mulai pada 9 Dzulhijjah setelah waktu Subuh hingga setelah waktu Ashar pada 13 Dzulhijjah. Takbiran ini disunahkan dibaca setelah selesai salat wajib.

    Takbir adalah seruan atau ucapan Allahu Akbar yang memiliki arti Allah Maha Besar. Selain Allahu Akbar, terdapat pula sejumlah bacaan takbir lainnya. Takbir yang singkat merupakan gabungan dari kalimat takbir, tahlil, dan tahmid.

    "Allahu Akbar, Allahu Akbar kabira, Laa ilaaha illallaahu wallahu Akbar, Allahu Akbar walillaa ilhamd"

    Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.

    Sementara bacaan takbir secara lengkapadalah: Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Laa ilaaha illallaahu wallahu Akbar Allahu Akbar wa lillaah ilhamd.

    Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu AkbarAllahu Akbar kabiiraa, walhamdulillaahi katsira, wa subhaanallahi bukrataw-wa ashillaa.

    Laa ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu mukhlishina lahuddiin walau karihal kaafiruun, walau karihal munafiqun, walau karihal musyrikun.

    Laa ilaaha illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, wa a'azza jundahu, wa hazamal ahzaaba wahdah. Laa ilaha illallaahu wallahu Akbar. Allahu Akbar wa Lillaahil-hamd.

    Artinya:

    Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi Allah.

    Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya.

    Dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafik, dan musyrik membencinya.

    Tiada Tuhan selain Allah dengan ke-Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke-Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.***

    Loading...




     
    Berita Lainnya :
  • Mengingat Kembali Bacaan Takbir Idul Adha dan Waktu Bertakbir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved