Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Gubernur Jatim Tinjau Persiapan Pelaksanaan Shalat Id di Kota Mojokerto
Rabu, 12 Mei 2021 - 23:38:58 WIB
Istimewa
TERKAIT:
 
 

Suaraaktual.CO | Mojokerto - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau persiapan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1442 H di Masjid Agung Al Fattah Kota Mojokerto, Rabu.


Sebagaimana SE Gubernur Jawa Timur tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri 1442 H/2021 di saat pandemi COVID-19 di Jawa Timur, tahun ini di Masjid Al Fattah akan diselenggarakan Shalat Idul Fitri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Titik-titik yang potensial kemungkinan terjadinya kerumunan itu memang harus betul-betul diantisipasi," Ujar Khofifah.

Gubernur hadir bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Wakapolda Jatim Brigjen Polisi Slamet Hadi Supraptoyo, serta Plh. Sekdaprov Heru Tjahjono menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan Shalat Id.

Selain penerapan protokol kesehatan, yang perlu menjadi perhatian adalah jumlah jamaah, kemudian proses jamaah masuk ke masjid, termasuk tempat untuk menyimpan sandal atau sepatu. Demikian dikutip laman antaracom Rabu malam ini.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan agar warga melaksanakan Shalat Id di masjid atau lapangan dekat rumah.

"Kami mohon calon jamaah Shalat Id carilah masjid dan lapangan terdekat dari rumah tinggal, itu menjadi penting. Ada kekhawatiran misalnya berangkatnya pas-pasan, ternyata kena sekat dimana-mana dan malah tidak bisa shalat," Tuturnya.

Ia juga mengimbau warga berkomunikasi dengan penyelenggara PPKM Mikro, Satgas COVID-19 di lini paling bawah baik itu RT, RW, kepala desa atau lurah serta babinsa dan bhabinkamtibmas terkait tempat penyelenggaraan Shalat Id.

Khofifah juga menyampaikan bahwa saat ini di Jawa Timur tidak ada zona merah. Untuk itu kepada seluruh masyarakat ia meminta untuk bisa sabar dan ikhlas untuk mengikuti format ini.

Selain itu, kata dia, harus melakukan kewaspadaan berlapis termasuk pasca-Shalat Id, dengan tidak melalukan silaturahim unjung-unjung.

"Silaturahim bisa dilakukan secara virtual. Insya Allah, tidak akan mengurangi makna silaturahim," Sebutnya.

Dalam kesempatan ini Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab dipanggil Ning Ita juga menjelaskan kondisi terkini PPKM Mikro di Kota Mojokerto. Dimana sinergi antara Satuan Gugus Tugas COVID-19 serta warga Kota Mojokerto mampu menurunkan angka COVID-19 di Kota Mojokerto.

Menambahkan pesan dari Gubernur, Ning Ita meminta kepada warga Kota Mojokerto untuk tidak memaksakan diri untuk Shalat Id di tempat-tempat tertentu, seperti di masjid agung.

"Saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19. Namun, alhamdulillah dibanding tahun lalu, pada tahun ini sudah bisa melaksanakan Shalat Id secara berjamaah di masjid atau lapangan. Untuk itu kami mohon kepada warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan serta aturan-aturan yang telah ditetapkan," Katanya.***


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Perawat RSUD Sultan Sulaiman Meninggal Dunia Terkonfirmasi Covid-19
  • Selisih Paham, Kuli Bangunan di Pekanbaru Tusukan Sajam ke Dada dan Perut Rekannya Hingga Meninggal
  • Pemkab Serahkan Hibah Tanah untuk Kejari Inhu
  • DPRD Riau Dukung Pemprov Kelola Block Rokan
  • 56 Pelanggar Prokes Covid - 19 di Ibukota Pangkalan Kerinci Sidang di Tempat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved