Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Menkes : Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tahap ke-8 Tiba di Indonesia
Minggu, 18 April 2021 - 14:29:11 WIB
Istimewa
TERKAIT:
 
 

Suaraaktual.CO | Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan sebanyak 6 juta bulk (bahan baku) vaksin COVID-19 Sinovac buatan China telah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, Minggu siang, sebagai bagian dari pengiriman vaksin tahap kedelapan yang diterima Indonesia.

"Hari ini kami mendatangkan 6 juta 'bulk' vaksin dari Sinovac, China, yang merupakan bagian dari pengiriman 140 juta 'bulk' vaksin yang akan kita terima tahun 2021 ini," Sebut Menkes dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, yang dipantau di Jakarta, Minggu (18/4).

Ia mengatakan secara kumulatif Indonesia telah menerima total 59,5 juta "bulk" vaksin Sinovac yang dapat diproduksi menjadi 47 juta dosis vaksin oleh PT Bio Farma.

"Sampai sekarang sudah 22 juta dosis dari 46 juta dosis yang masuk dan sudah kita distribusikan ke seluruh daerah," Ucapnya.

Dalam satu bulan ke depan, Menkes memperkirakan Indonesia memiliki tambahan 20 juta dosis lagi atas kedatangan 6 juta bulk vaksin pada Minggu ini. Demikian dikutip laman antaracom Minggu Siang ini.

Ia berharap tambahan dosis vaksin tersebut bisa memperlancar kebutuhan vaksin bagi masyarakat di bulan April dan Mei 2021.

Menkes juga berpesan kepada seluruh pemerintah daerah untuk terus melanjutkan program vaksinasi COVID-19, khususnya selama Ramadhan 1442 Hijriyah/2021 Masehi kali ini.

"Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah bilang bahwa selama bulan puasa, vaksinasi tidak membatalkan puasa jadi terus jalankan," Tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar program vaksinasi diutamakan bagi kelompok lanjut usia (lansia) mengingat menjelang Idul Fitri nanti akan banyak keluarga yang bersilaturahmi menemui orang tua.

"Bulan ini prioritas diberikan pada lansia, sehingga mereka kita lindungi saat dikunjungi, imunitas mereka lebih baik," Sebutnya.

Kepada masyarakat luas, Menkes juga mengingatkan bahwa sejumlah negara di dunia saat ini dilaporkan sedang mengalami lonjakan kasus penularan COVID-19.

"Kita lihat ada lonjakan 'wave' (gelombang) yang tinggi di Eropa dan Asia seperti di India, Filipina, Papua Nugini, dan di Negara Amerika Selatan seperti Chili dan Brazil," Ujarnya.

Untuk itu masyarakat diimbau untuk terus waspada serta menerapkan protokol kesehatan agar upaya keras pemerintah mengendalikan kasus COVID-19 tidak sia-sia.

"Jangan sampai program pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berjalan membuat kita jadi tidak waspada karena lonjakan bisa terjadi lagi. Jangan sampai usaha keras kita sia-sia karena lupa kurang siaga," demikian Budi Gunadi Sadikin.***


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Lima Penumpang Kapal Cepat Yang Hilang Ditemukan Selamat
  • Perahu Pengangkut 20 Wisatawan Tenggelam, 9 Orang Hilang
  • Tunggu Arahan, Polisi Sumsel Antisipasi Perpanjangan Larangan Mudik
  • Ledakan Petasan Selama Ramadhan, Warganet : Merugikan Orang Lain
  • Pengunjung Pantai Tiku Agam Dibatasi, Tak Pakai Masker Disuruh Pulang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved