Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Indramayu Peringkat 5 Nasional dalam Penerapan Pemerintahan Berbasis Elektronik
Senin, 05 April 2021 - 19:36:22 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAaktual.co | Indramayu,_ Kabupaten Indramayu mendapatkan peringkat 5 Nasional dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPANRB).

SPBE merupakan suatu terobosan penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada masyarakat luas. Hal ini seperti yang tertuang pada Peraturan Presiden (Perpres) No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. SPBE juga ditujukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel, serta untuk pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Aan Hendrajana menjelaskan, berdasarkan Evaluasi SPBE yang dilakukan pada bulan Oktober 2020 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPANRB) terhadap 128 instansi yang meliputi, Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah. Didapatkan dari hasil penilaian tersebut yakni 106 instansi mendapatkan predikat baik, 18 instansi mendapatkan predikat cukup, empat instansi lainnya termasuk tiga Pemerintah Daerah mendapatkan predikat sangat baik.

“Untuk pelaksanaan SPBE di Kabupaten Indramayu kita mendapatkan skor 3,44 dengan predikat baik dan kita menempati peringkat ke lima tingkat Nasional dan peringkat ke dua di Jawa Barat di bawah Kabupaten Sumedang,” tegas Aan, di ruang kerjanya, Senin (05/04/2021).

Aan menambahkan, dengan dinilainya SPBE Kabupaten Indramayu yang memuaskan ini bisa mendorong dan menjadi semangat baru bagi perangkat daerah lain untuk menciptakan terobosan yang bersifat sistem teknologi informasi dan digital.

Selaian itu, SPBE juga meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik kepada masyarakat luas, serta menekan tingkat penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk kolusi, korupsi, dan nepotisme melalui penerapan sistem pengawasan dan pengaduan masyarakat dapat berbasis elektronik.

“Indramayu Smart City merupakan bukti keberhasilan penerapan SPBE di Indramayu dan secara bertahap telah menunjang proses pembangunan daerah dan pelayanan publik di masyarakat,” katanya.

Sementara itu secara lengkap berdasarkan hasil evaluasi KEMENPANRB, 10 kabupaten/kota dengan SPBE terbaik 2020 yakni Kabupaten Sumedang (3,81), Kabupaten Kediri (3,56), Kabupaten Solok (3,50), Kota Kediri (3,49), Kabupaten Indramayu (3,44), Kabupaten Sragen (3,35), Kabupaten Samosir (3,31), Kota Blitar (3,31), dan Kabupaten Polewalimandar (3,30).
(MH)


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Soal Ruko Diduga Tanpa IMB di Tangkerang Selatan, Ketua RT: Saya Tak Berhak Menanyakan
  • Rapat Paripurna Pembahasan Awal RPJMD Kabupaten Asahan
  • Kenangan Manis dari Yopi Arianto, Mengantar Indragiri Hulu 5 Kali Raih WTP
  • Solskjaer Akan Sambut Jesse Lingard Bila Kembali ke MU
  • Patroli Giat Asmara Subuh, Sat Lantas Polres Sergai Imbau Agar Membubarkan Diri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved