Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Bangunan Hotel New Tiga Intan Diduga Melanggar Aturan, Bram: Tau Sejarahnya Gak?
Senin, 29 Maret 2021 - 10:42:19 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAaktual.co | Bandung,_ Bangunan Hotel New Tiga Intan yang terletak di Jalan Sriwijaya no.74 Bandung diduga syarat Mal-Administrasi, baik itu terkait masalah beberapa izin yang diduga tidak ditempuh oleh management hotel.

"Berdirinya bangunannya pun jelas melanggar peraturan dan regulasi yang ada."

Ketika suaraaktual.co mengecek ke lokasi bangunan hotel yang diduga bermasalah ditemukan bangunan yang berdiri di atas Daerah Aliran Sungai (DAS), atau saluran Drainase sehingga menggangu fungsi dari aliran sungai atau Drainase tersebut.

Menurut keterangan warga sekitar hotel JYD saat dimintai keterangan oleh SUARAktual.co (26/03/21) terkait bangunan tersebut mengatakan bahwa bangunan hotel tersebut sangat mengganggu dan merugikan masyarakat sekitar, karena disaat musim penghujan datang fungsi sungai tidak maksimal dan bisa menyebabkan banjir.

"Saya sebagai warga sekitar merasa keberatan akan berdirinya bangunan tersebut, bangunan kan harusnya tidak menutupi aliran sungai atau selokan, nah ini kok bisa seperti itu, kalau musim hujan kita yang kena imbasnya, karena pasti banyak sampah yg nyangkut di dalamnya, yg mengakibatkan banjir, belum lagi limbah hotel yang menyebabkan bau tidak sedap." Ucap YD kepada suaraaktual.co.

Masih YD " kalau bangunan nya menutupi aliran sungai, bagaimana kalau ada program normalisasi atau kerja bakti buat membersihkan sampahnya?, Otomatis kan gak bisa di bersihkan sampah atau lumpurnya tuh", tambah YD sembari menunjukan lokasi bangunan tersebut.

Pihak manajemen Hotel New Tiga Intan diwakili oleh Bram yang mengaku sebagai Legal corporate saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa ketika mau menyikapi masalah bangunan tersebut harus tau dulu dasar hukum dan yang benar itu lewat surat.

"Bapak kalau menuduhkan sesuatu dasar hukumnya apa?, dan media yang benar itu konfirmasi lewat surat, jadilah wartawan yang baik dan benar,"Ucap Bram dengan nada tinggi.

Bram juga menambahkan ketika Anda mau konfirmasi dan ada temuan harus tau dulu sejarahnya, anda tau gak sejarahnya, dan saya gak mau dikonfirmasi. tambah Bram.

Sementara itu, jika dilihat dari regulasi yang ada mendirikan bangunan diatas saluran air untuk kepentingan ekonomi itu tidak diperbolehkan, aturan itu tertuang didalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 8 tahun 2015 tentang garis sempadan jaringan irigasi.

Pada Bab V pasal 20 ayat 2 disebutkan dalam keadaan tertentu sepanjang tidak menggangu fisik dan fungsi jaringan irigasi atau Drainase ruang sempadan jaringan irigasi dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain, berupa pelebaran jalan dan pembuatan jembatan, pemasangan rentangan kabel listrik, kabel telepon dan pipa air minum, pipa gas, mikrohidro dan kegiatan yang bersifat sosial untuk kepentingan umum.

Tak hanya itu, dipasal tersebut juga diuraikan tentang kontruksi pembangunannya, antaralain bangunan melintang atau sejajar saluran irigasi paling sedikit berjarak 1 (satu) sampai 2 (dua) kali kedalam air normal diukur dari dasar saluran, bagi bangunan dibawah saluaran atau berjarak 2 (dua) sampai dengan 5 (lima) kali tinggi jagaan bagi bangunan diatas saluran.
(UT)


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • MU Lolos ke Semifinal Liga Europa Setelah Pertegas Agregat Atas Granada
  • Tambah Pasokan, Pertamina Pastikan Stok LPG 3 kg di Bandung Raya dan Priangan Timur Aman
  • Liga Europa : MU dan Arsenal Jaga Peluang Ciptakan Final All-English
  • Polsek Tapung Hulu Tangkap 7 Pelaku Judi Ketangkasan Tembak Ikan di Desa Kasikan
  • MK : Peristiwa Hukum Seperti di Sabu Raijua Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved