Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
950 KK Warga Baduy Lebak Dapat Bantuan dari Kemensos
Sabtu, 13 Februari 2021 - 17:09:36 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.COB| BANTEN - Sekitar 950 kepala keluarga (KK) warga Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menerima berbagai program bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Tetua Adat Badui, Jaro Saija yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak mengatakan,  masyarakat adat merasa terbantu dengan berbagai program yang digulirkan Kemensos.

Bantuan itu di antaranya program keluarga harapan (PKH), program pembagian beras sebanyak 10 kilogram/bulan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) dan dana bantuan langsung tunai (BLT) Covid-19 sebesar Rp300 ribu/bulan

Masyarakat Baduy menerima bantuan sosial itu tidak melalui Kantor Desa Kanekes, namun dibagikan kepada tokoh adat setempat yang ditunjuk. Dengan model pembagian bantuan sosial cara seperti itu tidak terjadi kerumunan, terlebih saat ini pandemi Covid-19.

"Kami sangat menerima program sosial itu karena tidak melanggar adat, namun untuk Dana Desa yang dialokasikan Rp2,5 miliar ditolak," katanya menjelaskan.

Masyarakat Baduy terpukul karena pandemi Covid-19 yang mengakibatkan sekitar 2.000 pelaku usaha terancam bangkrut.

Produk kerajinan Baduy yang dipasarkan di permukiman kawasan Baduy tidak laku akibat sepinya wisatawan.

Saat ini, jumlah masyarakat Badui di atas 4.000 KK atau 14.600 jiwa tersebar di 68 Kampung Baduy Luar dan Baduy Dalam..

Kudil (45) warga Baduy di Kampung Kadukeug I Desa Kanekes Kabupaten Lebak mengaku bahwa dirinya kini menerima bantuan sosial sehingga kehidupan keluarga cukup sejahtera.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan, Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Lebak Endin mengatakan tahun ini sekitar 36 ribu dari 107.894 KPM, termasuk masyarakat Baduy tidak menerima bantuan sosial.

Mereka warga yang tidak menerima bantuan itu setelah Kemensos melakukan validasi data KPM.

Karena itu, pihaknya meminta aparat desa dan kelurahan setempat dapat mengoptimalkan infut Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada Kemensos agar mereka menerima bantuan sosial tersebut.

"Kami mengapresiasi sampai awal Februari 2021 kembali naik yang mendapat bantuan sosial menjadi 90 ribu KPM lebih setelah dilakukan DTKS itu," katanya menjelaskan.***


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • WTP 3 Kali Berturut - Turut, BPK RI Puji Pemkab Sergai
  • Verifikasi Faktual, YLBHI Batas Indragiri Satu Satunya Pemberi Bantuan Hukum di Inhu
  • Survei BMKG Ungkap Penyebab Kerusakan Ribuan Rumah di Lumajang Saat Gempa
  • Polisi Tembak Dua Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Medan
  • 4.805 Keluarga di Wilayah Malang Terdampak Gempa Bumi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved