Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna Istimewa, M. Faisal: Kampar Harus Bangkit Untuk Lebih Baik
Minggu, 07 Februari 2021 - 16:18:37 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAaktual.co | Bangkinang,_ Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar dengan agenda hari jadi Kabupaten Kampar yang ke - 71 yang dilaksanakan digedung DPRD Kabupaten Kampar berjalan sukses, Sabtu (6/2/2021).

Dalam Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Kampar Muhammad Faisal dan didampingi 3 orang Wakil Ketua DPRD Kampar, dan para anggota DPRD Kampar juga hampir keseluruhannya hadir dalam rapat Paripurna tersebut.
 
“dihari Jadi Kabupaten Kampar Ke-71 ini, saya ingin menyampaikan beberapa progres pembangunan yang telah kita capai pada beberapa bidang diantaranya Bidang Kesehatan, di bidang ini anggaran yang kita alokasikan digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat, salah satunya adalah pengadaan mobil ambulan yang diperuntukkan untuk setiap desa dalam wilayah Kabupaten Kampar.”ucap Catur.

 

 
 
Bupati Kampar menjelaskan, dari tahun 2017 hingga mendekati ke peryataan Hari jadi Kabupaten Kampar Ke-71 ini, mobil ambulan yang sudah kita realisasikan sebanyak 140 unit ditambah dengan 8 unit ambulan air sehingga total keseluruhannya berjumlah 148 unit. 
 
Sementara untuk penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di alokasikan dana sebesar Rp.18,6 miliar. Pemerintah Kabupaten Kampar juga telah menyiapkan tempat-tempat isolasi bagi masyarakat yang terinfeksi virus Corona antara lain, di stanum dengan kapasitas 100 tempat tidur, Tapung 29 tempat tidur, Tapung Tapung Hilir 28 tempat tidur, XIII Koto Kampar 30 tempat tidur dan Kampar Kiri Hilir 24 tempat tidur.

 

 
 
“Kita terus menghimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, mencuci tangan pakai sabun, Memakai Masker dan Menjaga Jarak serta 3T, Tracing, Tracking dan Treatment.”ujar Catur
 
Selain itu lanjut Bupati Kampar, melakukan penyemprotan Disinfektan terutama pada tempat-tempat umum. Kegiatan-kegiatan lain dalam usaha mencegah dan memutuskan mata rantai Covid-19 juga terus dilakukan oleh Tim Gugus Tugas bersama Kepolisan, TNI, OPD dan Elemen masyarakat lainnya. 
 
Selanjutnya untuk program Stunting pada tahun 2020 terdapat 16 Lokus Stunting di Kabupaten Kampar. Dari 16 desa Lokus terjadi penurunan stunting di 9 desa yaitu desa Ranah Singkuang, Sungai Geringging, Desa Sungai Liti, Desa Indra Sakti, Desa Tanjung Karang, Desa Kampung Pinang, Desa Sialang Kurang, Desa Sungai Putih, dan Desa Tanjung. 

 

 
 
“Alhamdulillah pada penilaian yang dilakukan tim panelis dari Provinsi Riau teehadap aksi 1 s/d 8 memberikan Kabupaten Kampar sebagai peringkat 1 dan predikat Kabupaten paling inovatif di Provinsi Riau.”ucap Catur 
 
Dibidang Pariwisata Bupati Kampar memaparkan sektor ini salah satu yang terdampak Covid-19, namun Bidang ini tetap bisa Survive dengan beberapa capaian yang menggembirakan diantaranya wisata Alam Batu Tilam, dengan pesona goa dan puluhan air terjun yang dikelilingi hutan belantara adat yang terjaga di Desa Kebun Tinggi Kecamatan Kampar Kiri Hulu berhasil masuk tiga besar nominasi Surga Tersembunyi Terpopuler se Indonesia pada ajang Anugerah Pesona Indonesia. 

 

 
 
Bupati Kampar mengatakan jumlah destinasi wisata di Kabupaten Kampar terus meningkat. 
 
“Tahun 2019 destinasi yang kita miliki hanya tercatat 90 lokasi, namun pada tahun 2020 bertambah menjadi 107. Peredaran uang di daerah destinasi mengalami penurunan dari Rp.49 miliar lebih ditahun 2019, menjadi Rp.38 miliar lebih ditahun 2020. Penurunan terbet diakibatkan oleh Covid-19, akan tetapi  sektor ini mengalami peningkatan, dari 436 orang pada 2019 menjadi 436 orang ditahun 2020.”tutur Catur lagi
 
Selanjutnya jumlah warisan budaya tak benda nasional juga bertambah menjadi 11 dengan dimasukkannya Nolam Maawwo danau Balik oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. 

 

 
 
Dibidang pengelolaan keuangan Bupati Kampar memaparkan bahwa penyusunan laporan keuangan pemerintah Kabupaten Kampar dalam empat tahun berturut-turut berhasil memperoleh predikat tertinggi yaitu, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI.
 
“Alhamdulillah tahun anggaran 2020, Pemerintah Kabupaten Kampar tidak mengalami gagal bayar walaupun ditahun ini anggaran Pemerintah Kabupaten Kampar mengalami badai yang cukup besar setelah beberapa kali dilakukan rasionalisasi dan refocusing.”kata Catur.

 

 
 
Bupati Kampar juga menyampaikan bahwa dalam rangak meningkatkan pengelolaan keuangan dan aset daerah, maka pada januari tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Kampar telah menandatangani kesepahaman atau memorandum Of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Kampar dimana salah satu ruang lingkup kerjasama yang disepakati adalah masalah pengamanan dan penyelamatan aset daerah.
 
“Hingga saat ini Kejaksaan selaku Pemerintah pengacara negara telah berhasil mengembalikan aset daerah berapa kenderaan bermotor dan tanah.”ungkap Catur
 
Sedangkan dibidang Infrastruktur Bupati Kampar menyampaikan bahwa bidang ini merupakan misi ketiga dalam RPJMD Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022 dalam menjawab permasalahan aksesibilitas dalam rangka menunjang aktifitas dan mobilitas masyarakat serta mengembangkan kawasan pemukiman agar terlihat nyaman, memadai dan bernilai ekonomis.

 

 
 
Beberapa progres infrastruktur tersebut antara lain pembangunan jalan tol proyek strategis Nasional. Ruas jalan tol Pekanbaru-Bangkinang, Bangkinang-Pangkalan Koto Baru sepanjang 97 Km. Dari kualu nenas, jalan bebas hambatan ini akan melewati Bukit Payung, Tapung, Telo dan XIII Koto Kampar.
 
Bupati Kampar menjelaskan di ruas ini Kabupaten Kampar mendapatkan empat titik exit tol. Selain di Kualu Nenas juga terdapat Rest Area di Tapung, Exit Tol di Telo dan XIII Koto Kampar.
 
Padat tahun 2020, progres pembangunan jalan tol Pekanbaru-Bangkinang sudah mencapai 56 persen. “Menurut informasi Badan Pengelolaan Jalan Tol Nasional, Insya Allah Tahun 2021 ini ruas ini sudah bisa diresmikan dan jarak tempuh Pekanbaru-Bangkinang bisa lebih pendek dengan kisaran waktu 40 hingga 45 menit.

 

 
 
Kemudian ruas Pekanbaru-Rengat yang melewati Kabupaten Kampar sepanjang 61 Km sedang digesa administrasi penetapan lokasinya. Kabupaten Kampar tetap menjadi prioritas pembangunan utama di tahun ini. 
 
“Sementara ruas tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 15 Km melewati Kabupaten Kampar sudah kita nikmati bersama.”ucap Catur 
 
Bupati Kampar juga menyampaikan bahwa Kabupaten Kampar merupakan satu-satunya Kabupaten di Provinsi Riau yang lengkap dilewati oleh jalur tol Trans Sumatera, dan hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi masyarakat baik dari aspek ekonomi, wisata maupun transportasi.
 
“Saya mengajak kita semua untuk dapat mendukung pembangunan proyek strategis Nasional ini hingga pelaksanaannya berjalan lancar dan sampai saatnya nanti jalan dapat dinikmati oleh masyarakat.”ajak Catur.

 

 
 
Selanjutnya kata Bupati Kampar, pada anggaran 2020 yang lalu telah dilaksanakan pembangunan jalan sepanjang 107 Km, pemeliharaan jalan sepanjang 230 Km, pembangunan jembatan yabg telah selesai 11 unit, 5 unit diantaranya jembatan gantung.
 
Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus bekerja keras melakukan pemerataan pembangunan termasuk di Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang selama ini Beberapa desa di dalam kawasan itu mengalami keterisolasian, khususnya pada kawasan konservasi hutan Rimbang Balin.
 
“Seperti kita ketehui, untuk sampai kebeberapa desa di Rimbang Baling, warga hanya dapat menggunakan sarana transportasi melalui sungai Subayang. Insha Allah keterisolasian tersebut akanbdaoat putus rantainya dengan dibangunnya jalan mekanisasi dan jembatan gantung pada jalur interpretasi sehingga desa dapat diakses melalui jalan darat yang memadai.”lanjut Catur
  
Bupati Kampar menambahkan saat ini di Kampar Kiri Hulu sedang digesa pembangunan jaringan listrik oleh PT. PLN (persero) sehingga selurih desa di Kabupaten Kampar sudah menikmati aluran listrik.
 
“Dapat kami sampaikan pula bahwa saat ini Kementerian PUPR sudah memulai pengerjaan lanjutan pembangunan jalan jalur Pekanbbaru-Bangkinang sepanjang 3,4 Km.”ujar Catur lagi
 
Selain itu di Budang perumahan dan pemukiman, Pemerintah Kabupaten Kampar telah melaksanakan kegiatan bedah rumah. Dengan rincian, melalui APBD Kampar sebanyak 362 unit, sementara dengan 67 unit dan bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) APBN sebanyak 1425 unit dari rencana 1.854 unit. 

 

 
 
Adapun capaian kegiatan bedah rumah dan rumah layak huni yang berhasil diselesaikan sampai akhir tahun 2020 adalah 4.216 unit atau 74 persen. Pemerintah Kabupaten Kampar juga mendapatkan bantuan dari APBN berupa Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), seperti pembangunan jalan dilingkungan dan drainase di tiga lingkungan di tiga lokasi yakni desa Tarai Bangun, Desa Kubang Jaya, dan Desa Tanah Merah dengan total anggara Rp.3 Miliar.
 
“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Kampar dan masyarakat  menyampaikan perhargaan yang setinggi-tingginya dan ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anggota Komisi V DPR RI H Syahrul Aidi Lc, MA dan anggota Komite II DPD RI Edwin Pratama semoga bantuan-bantuan lain dapat diasosiasikan untuk negeri yang kita cintai ini.
 
Kemudian dibidang Pertanahan Nasional, Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kampar bersama Pemerintah Kabupaten Kampar telah melaksanakan kegiatan redistribusi tanah, dari Tanah Objek Reforma Agraria (Tora) sebanyak 3.472 sertifikat yang tersebar di wilayah Kabupaten Kampar di enam desa, selain itu kegiatan Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) juga telah menyelesaikan 4.500 sertifikat.
(Galery/HMS/Ril)

Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Pembunuhan Anak Bawah Umur di Bengkalis, Polisi Buron Pelaku
  • Kunker ke Sidimpuan, Gubsu Sindir Kades Yang Sering Bimtek
  • Bandel! Indomaret Popoh Wonoayu Buka 24 Jam
  • Heboh, Warga Sungai Batang Temukan Mayat Anak Laki Laki di Pinggir Jalan
  • Bea Cukai Batam Musnahkan 86.402 Batang Rokok Ilegal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved