Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Camat Rumbai, Syamsudin : Kelurahan Diminta Layani Masyarakat Sesuai SOP
Rabu, 27 Januari 2021 - 17:05:57 WIB
Istimewa
TERKAIT:
 
 

Suaraaktual.CO | Pekanbaru - Sesuai ketentuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru, jadwal pelayanan masyarakat di kelurahan dilaksanakan dari pukul 8 pagi hingga pukul 4 sore. Untuk itu pihak kelurahan diminta melayani masyarakat sesuai Standar Operasi Pelayanan (SOP).


Hal itu disampaikan Camat Rumbai, Syamsudin menyikapi keluhan warga terkait jadwal pelayanan di sejumlah kantor kelurahan di wilayah Kecamatan Rumbai, Rabu (27/01/21).


"Seperti disampaikan oleh pak Sekdako Pekanbaru, Asisten I dan BKPSDM, pelayanan di kelurahan itu harus tetap dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada. Jadi apapun pelayanan itu harus dilaksanakan," ucapnya.


Menurutnya pelayanan masyarakat itu, diawali dari Kelurahan. Dan dari sana baru ke Kecamatan. Jadi semua harus dilaksanakan di kelurahan, karena itu sudah menjadi tugas.


Samsudin menjelaskan, sesuai ketentuan sebagaimana ditetapkan BKPSDM, jadwal pelayanan dari pukul 8 pagi hingga pukul pukul 4 sore. Hanya saja pukul 12 siang hingga pukul 1 siang, jam istirahat. Khusus hari Jumat pelayanan berakhir pukul setengah 5 sore.


Samsudin mengaku, pekan kemarin pihaknya sudah melakukan sidak, salah satunya di kelurahan Sri Meranti.


"Sudah pak, saya sudah kesana kemarin. Saya lihat ada orangnya," ujar Samsudin saat didesak apakah ada rencana melakukan sidak di kelurahan.


Ia mengatakan, bilamana pelayanan di kelurahan tak sesuai jadwal yang ditentukan, maka hal itu tergolong kesalahan. Hanya saja terkait sanksi atas pelanggaran yang dilakukan pihak kelurahan, hal itu kewenangan BKPSDM.


"Masa iya ada kantor kelurahan tutup sebelum pukul 4 sore. Saya aja baru pulang jam 6 sore," katanya.


Sekedar diketahui, sepasang calon suami isteri berniat mengurus surat pra nikah di kelurahan Palas dua pekan silam. Akan tetapi hingga pukul 9 pagi hanya penjaga kantor saja yang ada. Alhasil, sepasang calon suami isteri itu hanya bisa mengeluh.


Beda halnya dengan di Kelurahan Sri Meranti. Beberapa bulan lalu di tahun 2020, dua ibu rumah tangga yang bermaksud meminta tandatangan Lurah terkait bansos Rp 600 ribu, harus kecewa. Pasalnya, hingga pukul 10.30 WIB, Lurah tak kunjung muncul di kantornya.** Fin


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Asahan 2021-2024 Resmi Dilantik
  • Miliki Narkoba Jenis Sabu, Dua Petani Ditangkap Tim Reskrim Polsek Tanah Putih
  • Empat Cewek Pelaku Pidana Narkoba Diamankan Aparat Polres Rohil
  • Presiden Jokowi Minta Peningkatan Produk Domestik Dalam Transformasi Digital
  • Timnas U-22 Akan Hadapi Bhayangkara FC dan Bali United
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved