Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
PDIP Riau Sebut Belum Dapat Laporan VCS Oknum DPRD Pelalawan
Kamis, 21 Januari 2021 - 17:06:22 WIB
Istimewa
TERKAIT:
 
 

Suaraaktual.CO | Pekanbaru - Kabar beredarnya Video Call Sex (VCS) mirip kader PDIP di Kabupaten Pelalawan, DPD PDIP Riau belum mau berkomentar. Alasannya, hingga saat ini kasus yang menjerat oknum anggota DPRD Pelalawan itu, belum mendapat laporan.

"Kalau tidak ada surat di atas hitam putih, partai tidak berhak memanggil kader yang dinilai bermasalah", Ujar Wakil Ketua Bidang Organisasi Almainis SPd saat dikonfirmasi disela-sela rapat Banggar DPRD Riau, Kamis (21/01/21).

Anggota Komisi IV DPRD Riau itu menegaskan sesuai mekanisme partai, kader yang bermasalah hanya bisa diproses bila ada laporan.

Ia mengatakan kalaupun ada laporan, maka sebagai wakil ketua DPD PDIP Riau bidang organisasi, tidak bisa memutuskan sendiri.

"DPD itu kan kolektif kolegial. Nggak bisa saya putuskan sendiri. Harus dibawa ke rapat partai terlebih dahulu", Katanya singkat.

Seperti diketahui beberapa bulan terakhir Kabupaten Pelalawan dihebohkan dengan beredarnya Video Call Sex (VCS) mirip oknum anggota DPRD Pelalawan. Belum diketahui persis siapa dalang utama penyebar luas video panas berdurasi 42 detik itu.

Dalam rekaman VCS terlihat oknum dewan tersebut memakai kacamata dengan telanjang dada. Tampak juga tangan sebelah kanan bergerak-gerak ke atas dan ke bawah sambil memegang alat vitalnya.

Di sisi kanan atas tampak pula dalam rekaman VCS ini seorang perempuan bugil. Perempuan tersebut berekspresi tidak senonoh. Oknum dewan itu pun terlihat bersemangat penuh nafsu menikmati dengan wajah senyum-senyum seraya mempercepat gerakan tangannya.

Menariknya, oknum yang menjabat sebagai ketua salah satu fraksi di DPRD Pelalawan itu, hingga kini belum memberikan keterangan terkait video panas yang beredar di masyarakat.

Upaya wartawan untuk mendapat konfirmasi dari oknum anggota DPRD Pelalawan itu, hingga kini belum berhasil. Baik melalui WhatShap, maupun menelepon langsung ke nomor selularnya.

Konon menurut salah seorang kolega yang biasa berinteraksi dengan oknum dewan itu, kemungkinan yang bersangkutan sudah ganti nomor.

"Semenjak kasus itu mencuat, saya sendiri tak bisa lagi menghubungi beliau", Ucap kolega yang namanya dirahasiakan tersebut.**fin

Redaktur : Toni Chaniago SH


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Polsek Tapung Hulu Tangkap 7 Pelaku Judi Ketangkasan Tembak Ikan di Desa Kasikan
  • MK : Peristiwa Hukum Seperti di Sabu Raijua Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
  • Villarreal Menang Lagi Atas Dinamo, Roma Singkirkan Ajax
  • WTP 3 Kali Berturut - Turut, BPK RI Puji Pemkab Sergai
  • Verifikasi Faktual, YLBHI Batas Indragiri Satu Satunya Pemberi Bantuan Hukum di Inhu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved