Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
SMPN 5 Tapung Hulu Tidak Mau Gegabah Hadapi PTM, Murniati : Keselamatan jiwa lebih penting
Kamis, 07 Januari 2021 - 10:17:31 WIB
Kepala sekolah SMPN 5 Tapung Hulu, Murniati, SPd. (Ist)
TERKAIT:
 
 

Suaraaktual.CO | Kampar - Dalam menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), SMPN 5 Tapung Hulu tidak ingin gegabah. Mereka saat ini lebih fokus mempersiapkan tatanan protokol kesehatan (Protkes) dari Tim Gugus Tugas Covid 19.

Kemudian dalam mengambil kebijakan untuk PTM, pihak sekolah juga tidak mau sepihak ," Kita melaksanakan PTM itu ada surat pengajuan kesepakatan dengan orang tua dan juga melalui rapat komite," ucap Kepala Sekolah SMPN 5 Tapung Hulu, Murniati, SPd.

Dikatakan Murniati lebih jauh, ada beberapa poin yang kami lakukan dimana saat ini masih dalam proses pelaksanaan, diantaranya :
Pertama, surat persetujuan dari orang tua siswa yang di tanda tangan di aras materai, di laksanakan dengan terjadwal agar tidak menimbulkan kerumunan.

," Insa Allah kami baru bisa menentukan berapa %, orang tua siswa yang setuju untuk PTM. Dari sinilah kita bisa nantinya mengetahui," ucap Murniati, pada Kamis pagi melalui pesan WhatsApp.

Kedua, kita juga MOU dengan puskesmas. Puskesmas akan turun terlebih dahulu ke sekolah, untuk melihat sampai di mana kesiapan sekolah untuk melaksanakan PTM. Setelah melihat kesiapan sekolah, kalau menurut puskesmas sekolah sudah memenuhi syarat baru puskesmas mau melaksanakan MOU dengan pihak sekolah.

" Kesedian air mengalir di setiap ruangan atau di depan ruangan. Di antaranya di depan ruangan kepsek, ruangan guru, ruangan Labor, ruangan UKS dan di setiap ruangan belajar siswa. Dan ini juga satu syarat," ucap Murniati.

Kemudian yang ketiga, persetujuan komite atau kesepakatan komite dengan sekolah," Kami akan berusaha semaksimal mungkin, baru kami melaksanakan PTM. Karna menurut kami tidak ada yg lebih penting, selain keselamatan jiwa manusia," tegas Murniati.

Kata dia lebih jauh, pihaknya tidak tergesa-gesa untuk PTM, mereka persiapkan dulu dengan matang, " Sekarang kami belajar melalui BDR atau PJJ, hingga masanya persyaratan sudah terpenuhi dengan baik," kata Murniati lagi.***

Redaktur : Toni Chaniago SH


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Gandeng PWI, Dialog Kedaerahan Ditaja PKS Pelalawan Banjir Pertanyaan Krusial
  • PKS Pelalawan Gandeng PWI Taja Dialog Kedaerahan, Banyak Pertanyaan Krusial Muncul
  • Danau Baru Muncul di Kupang Usai Badai Seroja
  • Menkes : Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tahap ke-8 Tiba di Indonesia
  • Jasa Marga Perbaiki Tiga Titik di Jalan Tol Jakarta - Cikampek
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved