Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
15 Juta Pelaku UMKM Dapat Kredit Murah dari Program PEN Selama Pandemi
Sabtu, 02 Januari 2021 - 15:23:06 WIB
Foto Ilustrasi Internet
TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | JAKARTA - Penyaluran kredit kepada pelaku UMKM melalui penempatan dana pemerintah pada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Bank Perkreditan Daerah (BPD), dan bank syariah menjangkau 15,12 juta debitur.

Saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya memantau pengelolaan penempatan dana pemerintah ke perbankan umum baik pada kelompok Bank Himbara, BPD, dan bank syariah.

Berdasarkan keterangan resmi OJK, Sabtu (2/1/2021) berbagai stimulus pemerintah seperti penempatan dana pemerintah pada industri perbankan untuk mendorong penyaluran kredit dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Tercatat total dana PEN pada Bank Himbara senilai Rp 47,5 triliun yang ditempatkan dalam dua tahap.

Kemudian total dana PEN pada BPD sebesar Rp 16,25 triliun yang ditempatkan dalam tiga tahap kepada 21 BPD. Sedangkan total dana PEN pada bank syariah sebesar Rp 3 triliun.

“Penyaluran kredit dari dana PEN pada Bank Himbara senilai Rp 249,33 triliun per 14 Desember 2020. Kredit tersebut telah menyasar 14,9 juta debitur,” bunyi keterangan resmi OJK.

Penyaluran kredit dari dana PEN pada BPD senilai Rp 31,26 triliun per 14 Desember 2020 yang telah menyasar 175.551 debitur. Kemudian penyaluran pembiayaan dari dana PEN pada bank syariah senilai Rp 6,64 triliun per 11 Desember 2020 yang telah menjangkau 41.646 debitur.

Secara umum, penyaluran kredit dari dana PEN telah mencapai target leverage yang ditetapkan yakni tiga kali dari nilai penempatan Bank Himbara, serta dua kali pada BPD dan bank syariah.

Penyaluran kredit UMKM dalam program PEN diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65/PMK.05/2020. Adapun beleid ini mengatur tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga/Subsidi Margin untuk Kredit/Pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dalam rangka Mendukung Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Lewat beleid tersebut, debitur mendapat subsidi bunga dengan jumlah bervariasi berdasarkan plafon kredit yang diterima. Adapun subsidi bunga diberikan dua persen hingga enam persen selama tiga bulan pertama dan tiga bulan kedua. ***


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Survei BMKG Ungkap Penyebab Kerusakan Ribuan Rumah di Lumajang Saat Gempa
  • Polisi Tembak Dua Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Medan
  • 4.805 Keluarga di Wilayah Malang Terdampak Gempa Bumi
  • PLN Jabar Siapkan 4.236 Petugas Siaga Ramadhan 2021
  • Pemkab Karawang dan Jasa Marga Perbaiki Akses Gerbang Tol Karawang Timur
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved