Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Soal Sertifikat Ganda, Setelah Sekian Lama BPN Kuansing Baru Turun Kelapangan
Jumat, 20 November 2020 - 15:26:35 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | TELUKKUANTAN - Badan Pertanahan Nasional.(BPN) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), menangapi laporan atas nama Selpi Keswita, Jum'at (20/11/2020), tentang permasalahan sangketa lahan dan sertifikat ganda.


Dengan adanya permasalahan sangketa lahan tanah tersebut, pihak BPN Kunsing langsung meninjau ke lapangan untuk melakukan pengukuran dan mengecek titik - titik kordinat, bahwa lahan tersebut memang tumpang tindih atau tidak.


"Karena kita belum tahu pasti permasalahan ini, kami akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Dari hasil data yang kita temukan di lapangan nantinya akan kita cocokkan dengan data sipelapor dan pihak-pihak bersangkutan," kata salah satu anggota BPN Kuansing.


Untuk menindak lanjuti hal tersebut, pihak BPN akan segera menyurati dan memanggilan pihak yang bersangkutan sebanyak tiga kali. Setelah melakuan pemanggilan sampai tiga kali maka ada dari salah satu pihak yang tidak hadir maka permasalahan ini akan ditutup.


"Kami akan serahkan semua ke pihak pelapor untuk kelanjutannya bagaimana nantinya," katanya.

Dalam peninjauan, sayangnya pihak kedua yang menjual kepada pihak ke ketiga tidak hadir, karena pihak kedua yang bernama Safrianto sudah melakukan jual beli lahan tanah kepihak ketiga yang bernama Agus dan Ijal .


"Untuk sementara Agus dan Ijal ini membeli tanah tersebut berdua, setelah di beli lahan tersebut, di buat perkapling sebanyak lima kapling dan tanah itu pun sudah laku terjual kelima-limanya," kata sumber di BPN.


Artinya, ada penerbitan lima sertifikat sekaligus di tanah yang sudah bersertifikat terlebih dahulu dari pihak BPN. Yang menjadi tanda tanya, mengapa bisa hal seperti itu terjadi dan kenapa BPN mengeluarkan sertifikat itu tanpa ada peninjauan atas kebenarannya terlebih dahulu.


Sementara Selpi Koeswita sebagai pelapor ke BPN berharap agar pihak BPN segera melakukan pemanggilan kepada pihak pihak terkait.


"Karena di sini saya merasa di rugikan atas adanya permasalahan tumpang tindih di lahan saya sendiri. Kan aneh terdegarannya," ujar selpi.4


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Program Bantuan Ibnu Sabil untuk Hermonedi, Penjual Sapu Lidi yang Hidup Sendiri
  • Petani Rumput Laut Indramayu Tetap Survive Meski Covid-19 Melanda
  • Ketahuan Bawa Pil Ekstasi Saat Kecelakaan Lalulintas, Pelaku Diamankan Polsek Bangkinang Barat
  • Jangan Perlahan untuk Menunaikan Zakat, Bersegeralah
  • Apel Kasatwil Tahun 2020, Kapolri Berikan Arahan Tegas Pada Jajaran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved