Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Ingin Meraih Surga? Ikuti Enam Kunci dari Ali bin Abi Thalib RA
Senin, 16 November 2020 - 10:09:47 WIB
Foto Ilustrasi
TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Surga dalam bahasa Arab disebut al-Jannah, diambil dari ungkapan al-hadiqah zatusy-syajar (kebun atau taman yang terdiri dari berbagai macam pepohonan).


Hal ini untuk menggambarkan kepada orang Arab ketika itu bahwa ada suatu tempat yang sangat indah nan diliputi berbagai macam kenikmatan luar biasa. Kontras sekali dengan wilayah Jazirah Arab yang kering kerontang dari hamparan padang pasir.

Disebutkan pula, di dalamnya mengalir sungai-sungai yang bermacam-macam dan diberi nama sesuai dengan keadaan dan sifat airnya. Ada sungai air jernih, yaitu airnya selalu dalam keadaan jernih, tidak berubah rasa dan baunya. Ada pula sungai susu karena airnya terdiri atas air susu yang juga tidak berubah rasanya. Kemudian, ada juga sungai arak (khamar), yaitu airnya terdiri atas khamar yang sangat lezat rasanya, tapi tidak memabukkan. Selanjutnya, ada pula sungai madu, yang airnya terdiri atas madu yang disaring. (QS Muhammad [47]: 15).

Setelah Rasulullah SAW menggambarkan surga, Beliau kemudian membaca ayat Alquran, “Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS as-Sajadah [32]: 17).

Surga menjadi dambaan bagi seluruh umat manusia, karena di dalamnya terdapat kenikmatan yang abadi.  Barang siapa yang memasukinya, dia akan senang, tak pernah susah dan akan kekal tak pernah mati, pakaiannya tak pernah renyuk dan masa mudanya tak pernah lenyap.

Lalu bagaimana caranya agar bisa masuk surga tersebut? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan umat Islam untuk memasuki surga.

Dalam kitab “Nashaihul ‘Ibad”, Syekh Nawawi Al-Bantani menjelaskan, Ali bin Abi Thalib berpesan bahwa siapa yang mengumpulkan enam perkara berarti dia telah mendapatkan kunci untuk membuka pintu surga dan menutup pintu neraka.

Pertama, mengenali Allah  SWT bahwa Dialah penciptanya, menghidupkannya, dan mematikannya, lalu menaati-Nya atau melaksanakan semua perintah-Nya.

Kedua, mengenali setan bahwa dia lah musuhnya, lalu mendurhakainya atau tidak menuruti perintah setan.

Ketiga, mengenali akhirat bahwa ia tempat yang kekal, lalu berusaha mendapatkannya dengan menyiapkan bekal untuknya.

Keempat, mengenali dunia bahwa ia fana dan merupakan tempat yang akan segera lenyap. Kemudian, menolak dunia atau meninggalkannya dan tidak mengambilnya kecuali sebatas yang diperlukan sebagai bekal akhirat.

Kelima, mengenali hal yang haq atau yang benar dalam hukum, lalu mengikutinya dan mengamalkannya.

Keenam adalah mengenali yang batil bahwa itu tidak baik, lalu menjauhinya dan tidak melakukannya.**/dari beberapa sumber


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • KPK Imbau Dua Tersangka Dalam Kasus Edhy Prabowo Segera Serahkan Diri
  • KPK: ATM Jadi Bukti Vital Kasus Suap Edhy Prabowo
  • Kenali Jantung Anda Bersama Dr.Hariadi Hatta Spesialis Bedah RSUD Arifin Achmad
  • Ahli Pidana Sebut Perkara Sekretaris NU Inhu Tidak Memenuhi Unsur Pelanggaran Pilkada
  • HUT PGRI ke-75, Bambang Motivasi Guru Untuk Tidak Menyerah Terhadap Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved