Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Pemko Pekanbaru Prioritaskan Sekolah Pinggiran Kota untuk Belajar Tatap Muka
Sabtu, 14 November 2020 - 15:43:22 WIB
Ismardi
TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memprioritaskan 23 SMP negeri yang berlokasi di pinggiran kota boleh menyelenggarakan belajar tatap muka terbatas pada masa pandemi Covid-19 mulai Senin (16/11/2020).

"Kebijakan ini diambil karena para siswanya kesulitan dengan jaringan telekomunikasi untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)," kata Pelaksana tugas Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyasdi Pekanbaru, Sabtu (14/11/2020).

Menurut Ismardi Ilyas, 23 sekolah tatap muka dari 45 sekolah yang ada di masa pandemi ini dilakukan untuk percobaan. Sasaran pertamanya hanya untuk siswa SMP, sedangkan untuk SD, TK dan PAUD akan menyusul melihat situasi di lapangan.

"Jika ke depan cara tatap muka terbatas ini berhasil tidak menambah kluster baru Covid-19, maka akan dilanjutkan menjadi 100 persen sekolah yang ikut, disusul bertahap untuk SD dan seterusnya.

Dikatakan Kadisdik, untuk tahap awal ini satu anak hanya satu kali satu minggu datang ke sekolah, dengan lama waktu belajar tiga jam.

"Waktu tatap muka tiga jam itu dimanfaatkan guru menerangkan mata pelajaran sulit, lalu tetap akan mendapatkan tugas seperti biasa untuk beban selama sepekan," katanya.

Selama belajar tatap muka di sekolah siswa akan di kawal oleh petugas yang ditunjuk dari para guru, untuk memantau pergerakan para siswa. Karena mereka tidak boleh makan minum di kantin, harus bawa bekal sendiri dari rumah, untuk ke toilet juga akan di awasi.

Intinya kata Ismardi dilansir dari Antara, selama berada dalam kawasan sekolah siswa harus menerapkan protokoler kesehatan 4M yaitu, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Kami larang kantin dibuka, kami juga atur kursi siswa diberi nama masing-masing, dan yang hadir dijadwal bergantian harinya untuk menciptakan jarak 1,5 meter, hari kedatangan juga di atur Senin, Rabu," ungkapnya.

Selain itu lanjutnya, hal terpenting yang juga harus dipenuhi adalah akan ada pernyataan kesanggupan dari orangtua oleh sekolah, siap mengantar dan menjemput anak-anak mereka tepat waktu. Hal ini untuk menjamin kondisi siswa tidak melakukan aktifitas bermain saat usai pulang sekolah.

"Tentunya guna mengawasi anak-anak tidak bermain dan keluyuran usai sekolah, serta memutus mata rantai penularan Covid19," tukasnya.***


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Gandeng PWI, Dialog Kedaerahan Ditaja PKS Pelalawan Banjir Pertanyaan Krusial
  • PKS Pelalawan Gandeng PWI Taja Dialog Kedaerahan, Banyak Pertanyaan Krusial Muncul
  • Danau Baru Muncul di Kupang Usai Badai Seroja
  • Menkes : Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tahap ke-8 Tiba di Indonesia
  • Jasa Marga Perbaiki Tiga Titik di Jalan Tol Jakarta - Cikampek
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved