Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Sikapi Belajar Tatap Muka, SMPN 6 Pekanbaru Siapkan SOP Ketat
Jumat, 13 November 2020 - 14:05:19 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Uji coba belajar tatap muka sebagaimana disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru, mendapat respon dari SMPN 6 Pekanbaru. Bila dipilih melaksanakan, pihak sekolah akan menerapkan prokes yang ketat.

Penegasan ini disampaikan Kepala SMPN 6 Pekanbaru, Hj Fitra Yulia Rozi MPd, usai menggelar rapat dengan segenap guru, pegawai tata usaha, dan security di lingkungan SMPN 6 Pekanbaru, Jalan Lembah Damai Rumbai Pesisir, Jumat (13/11/20).

"Untuk kegiatan belajar tatap muka satu kali dalam satu minggu dengan segala aturan yang ketat, Insya Allah kami akan berusaha. Yang jelas hari ini saya sosialisasi kepada seluruh warga sekolah," ujarnya.

Kepsek yang akrab disapa Rozi ini mengatakan, rapat dengan segenap guru dan warga sekolah ini, bertujuan untuk menyiapkan Standar Operasional Pelayanan (SOP), bilamana SMPN 6 dipilih melaksanakan kegiatan belajar tatap muka sesuai kondisi sekolah.

"Kami sudah membentuk tim Satgas Covid dan menyiapkan segala sesuatu yang kita perlukan. Yang jelas kami siap untuk melaksanakan tatap muka dengan segala aturan protokol kesehatan (prokes) covid-19 yang ketat," tegasnya.

Saat ini kata Rozi, pihaknya tengah melakukan sosialisasi ke orangtua melalui guru, terkait aturan dan tata cara yang berlaku. Mulai dari rumah sampai anak ke sekolah.

Pihaknya juga kata Rozi, akan menyiapkan semua alat-alat kesehatan seperti thermometer digital, hand sanitazer, cuci tangan, alat kebersihan, dan penyemprotan.

Ia menegaskan, bila SMPN 6 dipilih melaksanakan belajar tatap muka, guru dan siswa yang boleh masuk, harus benar-benar sehat.

"Guru yang boleh masuk adalah guru yang benar-benar sehat. Begitu juga anak harus diantar orangtua. Dan apabila ternyata pada pengecekan suhu tubuh ternyata panasnya diatas 38, otomatis mereka disuruh pulang," sebut Rozi.

Disisi lain, sebelum kegiatan belajar tatap.muka dilaksanakan, SMPN 6 akan menyurati orangtua terlebih dahulu apakah anaknya mengijinkan anaknya belajar tatap muka atau tidak.

"Kalau orangtua tidak mengijinkan anaknya ke sekolah maka anaknya tetap belajar secara online," ujarnya.

Rozi pun yakin bahwa anak didiknya sangat antusias belajar tatap muka. Pasalnya, kesempatan tersebut merupakan momen yang sangat ditunggu dan sangat dirindukan anak maupun guru.

"Saya yakin kalau terjadi tatap muka anak sangat luar biasa gembiranya karena dia bertemu dengan teman bertemu dengan guru yang di dirindukannya. Begitu juga guru, guru merindukan murid-muridnya,"**/fin


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Gandeng PWI, Dialog Kedaerahan Ditaja PKS Pelalawan Banjir Pertanyaan Krusial
  • PKS Pelalawan Gandeng PWI Taja Dialog Kedaerahan, Banyak Pertanyaan Krusial Muncul
  • Danau Baru Muncul di Kupang Usai Badai Seroja
  • Menkes : Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tahap ke-8 Tiba di Indonesia
  • Jasa Marga Perbaiki Tiga Titik di Jalan Tol Jakarta - Cikampek
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved