Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Murid SMPN 6 Sidoarjo Tetap Semangat Meskipun Belajar Daring
Rabu, 11 November 2020 - 08:42:07 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAaktual.co | Sidoarjo,_ Pandemi covid-19 telah memaksa terjadinya perubahan tatanan dunia pendidikan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo beserta jajaranya juga telah menyiapkan tatanan inovasi pendidikan yang baru.

Kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) misalnya. Dikbud Sidoarjo akan mengumumkannya secara dalam jaringan (daring).

Pengembalian rapor, buku dan sebagainya juga menggunakan aplikasi kurir online, beberapa SMP telah melakukannya,” jelas Kepala Dikbud Sidoarjo, Asrofi.

Sebagai persiapan di era normal baru, Asrofi menjelaskan tahun ajaran baru 2020 diputuskan sementara.

Dilihat kondisinya dahulu. Namun misalkan tidak harus tatap muka, pembelajaran bisa melalui daring. "Kami menyiapkan video tutorial pembelajaran daring,” ungkap Asrofi.

Asrofi menjelaskan, tutorial tersebut berdurasi sekitar 10 menit setiap tema dari buku yang sudah menjadi kurikulum. Di tingkat SMP akan melibatkan musyawarah guru mata pelajaran ( MGMP).

Hingga saat ini siswa sekolah masih melaksanakan progres pembelajaran jarak jauh ( PJJ) dengan sistem Daring (dalam jaringan) belajar dari rumah. Sehingga, para guru melahirkan inovasi pendidikan dan kreatifitas guru yang dikembangkan di tengah kendala masa pandemi Covid-19.

Seperti yang di ungkapkan oleh Kasek SMP Negeri 6 Sidoarjo, Lilik Setyowati. SPd, MPd.

" Meski dalam situasi pembelajaran secara daring, inovasi pendidikan yang di kembangkan oleh para guru di SMPN 6 Sidoarjo berjalan dengan baik suport kepada para siswa dan siswi, terbukti dengan berbagai prestasi akademik yang di torehkan para peserta didik dalam kejuaraan yang bergengsi di tengah pandemi Covid 19." ujarnya.

Memang semenjak Sidoarjo, di tetapkan sebagai salah satu daerah pandemi Covid 19 anak-anak didik diberlakukan Belajar Dari Rumah (BDR) Sehingga, pendidik harus memastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan meskipun peserta didik berada dirumah. Inovasi pembelajaran dibutuhkan sebagai solusi yang perlu didesain dan dilaksanakan oleh guru dengan memaksimalkan media (online) secara daring.

Selanjutnya menurut Kepala Sekolah SMPN 6 Sidoarjo Lilik Setyowati, para guru mampu berinovasi melakukan berbagai pembelajaran menggunakan metode E-Learning yaitu pembelajaran memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sesuai perkembangan zaman sekarang. Sistem pembelajaran dilaksanakan melalui perangkat komputer (PC) atau laptop yang terhubung dengan koneksi jaringan internet, guru dapat melakukan pembelajaran bersama diwaktu yang sama menggunakan grup di media sosial seperti Whatsapp (WA), Google Class Meet, Google Class Room aplikasi Zoom ataupun media sosial lainnya sebagai sarana pembelajaran sehingga dapat memastikan siswa belajar diwaktu bersamaan meskipun ditempat yang berbeda.

Agar pembelajaran tidak monoton dan tidak membuat siswa jenuh, ada tim IT yang memonitor penyelenggaraan belajar secara daring, "Para guru membuat tugas untuk siswa di rumah dalam bentuk memanfaatkan aplikasi pembelajaran secara daring dengan diisi konten-konten video zoom pembelajaran yang inovatif, kreatif, bervariatif dan menarik yang dimunculkan sehingga pembelajaran dapat tersampaikan secara lebih optimal,” Paparnya.

Selain itu, lanjut Kasek SMPN 6 Sidoarjo ini, peran guru dan orang tua dibutuhkan dalam mendukung proses belajar di rumah dengan membangun kolaborasi demi memaksimalkan kegiatan belajar anak selama pandemi.

“Saat ini kondisi zona pandemi di Sidoarjo sudah mulai berubah dratis hingga pernah di gelar pembelajaran secara tatap muka bertahap dan bergantian dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat demi menjaga timbulnya dampak pandemi cluster baru di sekolah. Sehingga sekolah bisa memberikan tugas terukur namun tetap memastikan bahwa tiap hari pembelajaran peserta didik terlaksana tahap demi tahap dari tugas tersebut. Banyak lagi inovasi lainnya yang bisa dilakukan oleh pendidik demi memastikan pembelajaran tetap berjalan dan siswa mendapatkan ilmu sesuai kurikulum yang telah disusun pemerintah. Kreatifitas guru dalam kegiatan pembelajaran daring yang menarik dan menyenangkan sangat menentukan besarnya atensi siswa terhadap kegiatan belajar daring,"ujarnya.

Baik guru dan orang tua juga harus menjalin komunikasi yang bagus agar pembelajaran berjalan dengan baik dan peserta didik dapat menerima pembelajaran lebih maksimal,” pungkasnya.**War


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Gandeng PWI, Dialog Kedaerahan Ditaja PKS Pelalawan Banjir Pertanyaan Krusial
  • PKS Pelalawan Gandeng PWI Taja Dialog Kedaerahan, Banyak Pertanyaan Krusial Muncul
  • Danau Baru Muncul di Kupang Usai Badai Seroja
  • Menkes : Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tahap ke-8 Tiba di Indonesia
  • Jasa Marga Perbaiki Tiga Titik di Jalan Tol Jakarta - Cikampek
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved