Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Dahlan Hasan Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan PT Tarbiyah Di Madina
Kamis, 05 November 2020 - 22:37:22 WIB
Dahlan Hasan Nasution saat menerima cendramata dari Mudir Yayasan Dar Aswaja Rokan Hilir Ustazd H.Abdul Mutholib. (Foto ist)
TERKAIT:
 
 

SUARAaktual.co | Mandailing Natal
Mandailing Natal (Madina) Negeri Beradat Taat Beribadat yang terkenal dengan Bumi Gordang Sambilan tanah sejuta Santri.

Mengingat banyaknya Pesantren di Kabupaten Mandailing Natal yang setiap tahunnya menammatkan ribuan santri, maka beranjak dari hal tersebut Drs. H. Dahlan Hasan Nasution (DHN) melihat sebuah potensi yang harus segera dikembangkan di Kabupaten Madina.

Potensi yang dilirik oleh DHN ialah dimana para santri yang usai menammatkan pelajarannya di Pondok Pesantren akan terhenti pendidikannya tanpa melanjutkan ke Perguruan Tinggi karena keterbatasan biaya, dan masih minimnya jenjang pendidikan tinggi yang memiliki Program Study (Prody) Ushuluddin atau yang mengkaji Kitab Kuning lebih mendalam, dan tetap mempertahankan pengembangan Bahasa Arab.

DHN pada Rabu malam (04/11) mengatakan, ribuan santri kita setiap tahunnya tammat dari Pondok Pesantren namun sebahagian besar diantaranya akan terhenti pendidikannya karena keterbatasan ekonomi, maka terhentilah pembelajarannya karena tidak adanya biaya untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi (PT) Tarbiyah yang adanya di luar negeri seperti di Mesir, Moroko dan Negara Timur Tengah lainnya.

“Untuk menjawab itu semua kita sangat berbangga dengan akan didirikannya PT Tarbiyah yang menganut perinsip pendidikan Ma’hat Ali, yaitu Perguruan Tinggi yang memondokkan para mahasiswa yang belajar nanti, dan ini semua untuk pendidikan anak-anak kita supaya tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke luar negeri untuk menuntut ilmu agama,” ujar Dahlan.

Maka untuk mendukung pembangunan PT Tarbiyah di Kabupaten Mandailing Natal DHN menghibahkan 10 Hektare Tanah kepada Yayasan Dar Aswaja Rokan Hilir, yang akan mendirikan PT Tarbiyah Ma’hat Ali di Kabupetan Madina, yang nantinya akan menjadi tujuan pendidikan lanjutan bagi Santri-santri yang telah tammat dari Pondok Pesantren.

Di tempat yang sama, Mudir Yayasan Dar Aswaja Rokan Hilir Ustazd H. Abdul Mutholib yang sengaja datang dari Rokan Hilir Riau ke Kabupaten Madina mengatakan, jika selama ini santri yang ingin melanjutkan pendidikannya harus ke luar Negeri dan selalunya akan terganjal oleh keterbatasan ekenomi dan akhirnya niat itu kandas akibat ketiadaan biaya.

“Untuk mengatasi permasalahan ini maka Yayasan Dar Aswaja berupaya mendirikan Perguruan Tinggi Tarbiyah Ma’hat Ali yang memiliki Prody Ushuluddin dimana nanti akan tetap mempertahankan pendalaman Kitab Kuning, dan tetap menggunakan Bahasa Arab,” ungkapnya.

Ustadz H. Abdul Muthalib pun mengucapkan terimakasih banyak kepada Drs. H. Dahlan Hasan Nasution yang telah bersedia untuk menghibahkan tanahnya dengan ikhlas untuk pembangunan gedung Universitas PT Tarbiyah Ma’hat Ali di Kabupaten Madina ini.


(***/rl)


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Danau Baru Muncul di Kupang Usai Badai Seroja
  • Menkes : Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tahap ke-8 Tiba di Indonesia
  • Jasa Marga Perbaiki Tiga Titik di Jalan Tol Jakarta - Cikampek
  • Untuk Kenyamanan Masyarakat Selama Ramadhan, Polres Kampar Sampaikan Beberapa Tips Aman
  • Pererat Silaturhami Sesama Wartawan, PJID Riau Gelar Buka Puasa Bersama
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved