Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Mari Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW, Mulai Makan Hingga Hindari Penyakit
Sabtu, 26 September 2020 - 13:39:05 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Rasulullah menjadi contoh dan panutan umat manusia, bukan hanya dalam hal ibadah, tapi juga dalam berbagai aspek kehidupan lainnya, termasuk dalam menjaga kesehatan. Para ulama menegaskan bahwa Rasulullah SAW hanya mengalami sakit dua atau tiga kali sepanjang hayat beliau.

Hal itu tidak lain karena pola dan gaya hidup Rasulullah SAW sangat teratur dan terjaga rapi. Pertama, beliau sangat memerhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh. Beliau terbiasa makan kurma, susu, roti gandum, daging kambing, madu, dan berbagai asupan sehat lainnya.

Kedua, tidak hanya memerhatikan jenis asupannya yang halal dan thayyib, Rasulullah SAW juga makan dan minum sesuai kadar kebutuhan tanpa berlebihan. Rasulullah SAW sering berpuasa dan kerap kali perutnya berada dalam keadaan kosong.

Beliau bersabda, "Tiada tempat paling buruk yang dipenuhi oleh manusia daripada perutnya. Cukup bagi manusia beberapa suap saja untuk menegakkan tulang belakangnya. Jika tidak maka sepertiga (dari perutnya) untuk makanannya, sepertiga lagi untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk nafasnya.” (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Hakim).

Ketiga, bergerak dengan cekatan dan enerjik. Sesekali beliau berlomba jalan cepat dengan Aisyah RA. Bila berjalan nyaris seperti berlari sehingga para sahabat tidak mampu mengejar beliau.

Abu Hurairah RA berkata, "Tidak pernah aku melihat orang yang lebih tampan selain Rasulullah SAW. Matahari bersinar di wajahnya. Dan aku tidak pernah melihat orang yang lebih cepat dalam berjalan selain Rasulullah SAW. Seakan-akan bumi dilipat bagi beliau, bahkan kami harus bersungguh-sungguh (jika berjalan bersama beliau) dan beliau bukan orang yang cuek.” (HR at-Tirmidzi).

Keempat, beliau beristirahat dengan cukup. Pasalnya tubuh manusia membutuhkan saat-saat untuk rehat dan tidur agar energi dan kekuatannya kembali pulih. Karena itu, Nabi SAW mengajarkan qaylulah (tidur sejenak di waktu siang). Beliau juga tidak terbiasa bicara setelah shalat Isya.

Kelima, Rasul SAW terbiasa menjaga kebersihan. Beliau senang bersiwak, membiasakan mencuci tangan, menyunahkan memotong kuku dan kumis, serta mengajarkan berwudhu dan mandi terutama saat berhadats. Keenam, Rasul SAW juga menjalani hidup dengan tenang dan tumaninah. Beliau tidak mudah marah, jauh dari emosi dan stres. Beliau yang memberi nasihat kepada sahabat, "Jangan suka marah, jangan suka marah!" (HR al-Bukhari).

Ketujuh, Nabi SAW juga menjauhkan diri dari sebab-sebab yang bisa mendatangkan bahaya dan penyakit. Karena itu beliau tidak berjabat tangan dengan orang yang sedang mengidap penyakit menular meski dalam baiat seperti disebutkan dalam riwayat Muslim. Juga beliau bersabda, "Larilah dari orang yang punya penyakit menular sebagaimana engkau lari dari singa." (HR al-Bukhari).***/sumber: republika.co.id


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Soal Ruko Diduga Tanpa IMB di Tangkerang Selatan, Ketua RT: Saya Tak Berhak Menanyakan
  • Rapat Paripurna Pembahasan Awal RPJMD Kabupaten Asahan
  • Kenangan Manis dari Yopi Arianto, Mengantar Indragiri Hulu 5 Kali Raih WTP
  • Solskjaer Akan Sambut Jesse Lingard Bila Kembali ke MU
  • Patroli Giat Asmara Subuh, Sat Lantas Polres Sergai Imbau Agar Membubarkan Diri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved