Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Bupati Kampar Sugeng Jangan 'Buta' Pasar Minggu Desa Tarai Bangun Beroperasi Tanpa Pengawasan
Selasa, 24 Maret 2020 - 20:33:23 WIB
Aktifitas niaga masyarakat di Pasar Minggu Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Dimana pasar ini dikunjungi seribuan lebih orang saat pasar ini beroperasi. Dimana pasar ini sangat membahayakan penyebaran virus corona. (Ist)
TERKAIT:
 
  • Bupati Kampar Sugeng Jangan 'Buta' Pasar Minggu Desa Tarai Bangun Beroperasi Tanpa Pengawasan
  •  

    Suaraaktual.CO | Kampar - Lagi-lagi Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH dinilai lengah atau seakan 'Buta' dalam upaya mencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Hal itu terbukti masih ramenya aktifitas di pasar-pasar di Kabupaten Kampar.

    Khususnya pantauan suaraaktual.co di Pasar Minggu Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, nampak ribuan aktifitas masyarakat berbaur tanpa mengenakan masker atau pelindung sebagai mana dihimbau Pemerintahan Republik Indonesia.

    Dimana seharusnya aktifitas pasar kaget yang adanya setiap seminggu sekali ini dihentikan untuk sementara waktu untuk menghentikan keramaian.

    Dan juga menjadi pantauan suaraaktual.co, tidak ada petugas yang siaga mensosialisasikan kepada pengunjung pasar agar mengenakan masker atau mencuci tangan dengan Sanitizer

    Apakah ketidakpahaman masyarakat akan bahaya virus mematikan ini atau memang membandel. Dimana, ini seharusnya menjadi tanggung jawab bagi pemerintah mensosialisasikan atau memberikan keamanan dengan menyalurkan bantuan masker.

    Anehnya lagi, yang menjadi prioritas bagi pejabat melaksanakan sosialisasi adalah masjid atau pengendara sembari mengundang wartawan untuk dipublikasikan agar terlihat seakan-akan mereka bekerja maksimal.

    Dengan kondisi ini bahkan Wakil Ketua DPRD Kampar Repol, Sag sempat melontarkan bahasa " Dengan kondisi yang darurat ini, sebaiknya jangan banyak teori tapi yang dibutuhkan adalah aksi nyata," tutur Repol waktu itu.

    Bahkan Repol juga telah memberikan saran kepada Catur Sugeng Susanto SH agar mengambil langkah dengan tepat.

    Diantaranya membelanjakan dana tidak terduga yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kampar senilai Rp 3 Miliar untuk membeli kebutuhan penganan Covid-19.

    Dengan kondisi darurat ini, banyak masyarakat Kabupaten Kampar meminta Bupati harus kerja keras menggerakan masing-masing OPD. Bahkan dalam konferensi pers dinas kesehatan sempat terdengar saling lempar tanggung jawab.

    Dimana saat itu awak media mempertanyakan tentang cara memperoleh Masker dan Sanitizer. Akan tetapi itu sempat dapat jawaban nyeleneh dari sang kadis itu adalah gawe Dinas Perdagangan.

    Dimana dengan saling lempar tanggung jawab itu, maka masyarakat menilai OPD tidak ada kekompakan dalam menangani Covid-19 di Kabupaten Kampar ," Kita berharap OPD bersinergi bersatu memberantas Covid-19 ini," ucap Hendri salah seorang warga Kampar.***

    Redaktur : Toni Chaniago





    Loading...




     
    Berita Lainnya :
  • Bupati Kampar Sugeng Jangan 'Buta' Pasar Minggu Desa Tarai Bangun Beroperasi Tanpa Pengawasan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved