Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
30 Tahun Menunggu, Pasar Rakyat Pekan Heran Akhirnya Diresmikan
Selasa, 17 Maret 2020 - 07:35:14 WIB
Bupati Inhu saat peresmian pasar Pekan Heran
TERKAIT:
 
  • 30 Tahun Menunggu, Pasar Rakyat Pekan Heran Akhirnya Diresmikan
  •  

    SUARAAKTUAL.CO | INHU - Setelah menunggu hampir 30 tahun, akhirnya warga Desa Pekan Heran, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), bisa memiliki pasar permanen dengan biaya pembangunan mencapai Rp.3,3 Miliiar. Terwujudnya bangunan permanen yang cukup megah ditandai dengan peresmian yang dilakukan langsung oleh Bupati Inhu Yopi Arianto pada Rabu (29/1/20).

    "Alhamdulillah setelah menunggu lebih kurang tiga puluh tahun, akhirnya kami warga Desa Pekan Heran dapat memiliki pasar permanen yang cukup megah. Dengan terwujudnya pasar rakyat yang berdiri di atas lahan pasar lama seluas 40x40 kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Inhu Yopi Arianto yang telah mewujudkan mimpi kami selama ini," ujar Suparmanto Kepala Desa Pekan Heran, saat acara peresmian.

    Dengan berdirinya pasar rakyat yang bagus dan bersih ini, diharapkan geliat ekonomi di Desa Pekan Heran dapat lebih meningkat, mengingat para pedagang yang selama ini berjualan di pasar tersebut merupakan warga tempatan atau warga asli Pekan Heran.

    Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang berdiri, anak dan luar ruangan

    "Kedepan kami berharap, dengan berdirinya pasar baru ini dapat lebih meningkatkan ekonomi warga Pekan Heran, karena sehari-hari yang berjualan di pasar ini adalah warga Desa Pekan Heran sendiri," ungkap Kades.

    Sementara Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto usai pemukulan gong dan penandatanganan prasasti mengatakan, dengan diresmikannya pasar Pekan heran ini, sudah semua kecamatan di Indragiri Hulu memiliki pasar rakyat dengan bangunan permanen dan memadai. Bahkan satu kecamtan ada yang memiliki dua pasar.

    Bahkan kata Bupati, sebetulnya untuk pasar rakyat Pekan Heran ini sudah dianggarkan pada tahun 2011 sebesar Rp 11 Miliar, dengan bangunan bertingkat dua. Ternyata lahan untuk bangunan tidak bisa disediakan desa, sehingga batal dan dipindahkan ke kecamatan lain.

    Gambar mungkin berisi: 5 orang, termasuk Koko Iskandar

    Bupati berharap, pasar ini menjadi pusat perekonomian, bukan hanya di desa Pekan Heran juga dikecamatan Rengat Barat. Apalagi Pekan Heran banyak hasil pertanian, seperti manggis dan rambai (sejenis duku). Juga ada dan bisa dikembangkan peternakan di sekitar lokasi pasar.

    Artinya kata Bupati, jika hasil pertanian dan ternak tersebut dikembangkan, bukan tak mungkin pasar rakyat Pekan Heran menjadi sentra, tempat desa desa lain membeli kebutuhan mereka dan akan memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat Pekan Heran.

    "Saya yakin suatu saat nanti rumah-rumah masyarakat di sekitar pasar Pekan Heran akan jadi ruko," ujar Bupati.

    Menurut bupati, dulu jalan ke Pekan Hetan ini penuh lobang. Kini sudah bagus. Dulu jembatan darurat, kini sudah jembatan beton.

    "Bahkan pembangunan pasar Pekan Heran  bisa lanjut, misalnya untuk pembuatan kanopi, tong sampah yang setiap hari bisa diangkat. Tapi itu tentu berdasarkan usulan dari desa," katanya.

    Kades Pekan Heran, Suparmanto lebih jauh mengatakan, dalam dua tahun ini Pemkab Inhu telah mengucurkan dana lebih dari Rp4 Miliar untuk pembangunanndi Desa Pekan Heran.

    "Ada bangunan Masjid Baitul Mukmin dengan biaya Rp 200 juta,. Ada juga pembangunan halte dan terakhir juga pembanguman pasar rakyat Pekan Heran ikuram 40x40 dengan dana lebih Rp 3 Miliar " kata Kades.

    Gambar mungkin berisi: 6 orang, termasuk Si Agung, orang duduk

    Sementara Hikmat, Kadis Perindag Inhu, mengatakan, pasar rakyat Pekan Heran adalah pasar tua dan lama tidak dibangun. Saat ini, yang baru diresmikan terdiri dari 141 los, terdiri dari los basah 32 dan sisanya los kering.

    Dalam acara Penanda Tanganan Prasasti peresmian Pasar tersebut tampak hadir H. Hendri S.Sos M.Si, Camat Rengat Barat, anggota DPRD Inhu Danil Eka Perdana, Suparmanto S.Pd Kepala Desa Pekan Heran. Hadir juga Ka. KUA Kecamatan Rengat Barat, Mistar Abdurrahman MA.

    Kadis Perindag Inhu Hikmat Praja SP. Mt, mewakili Danramil 01 Kapten Inf. Ardiasman, AKP Tumpak pardede mewakili Kapolsek Rengat Barat, LAM Inhu Abdul Ghani, Kepala Desa se-Kecamatan Rengat Barat, Ibu-ibu PKK kecamatan Rengat Barat dan dihadiri sekitar 300 orang masyarakat juga para Calon Pemilik Kios Pasar.

    Seorang pedagang wanita yang sudah melewati usia baya, Abibah (62) mengatakan bahwa dia sudah menjadi pedagang sayur di los pasar Pekan Heran sejak masih remaja atau sudah puluhan tahun lamanya. Berdagang di los berlantai tanah, atap ala kadarnya dan jika huja kehujanan. Sampai bangunan ditata agak bagus, tetapi tetap tak memadai sebagai pasar.

    "Kalau hujan itu susah, basah dan pedagang juga tak ada karena takut basah," kata Abibah.

    Dia mengatakan bersyukur karena kini kiosnya sudah tertata rapi, disemen dan disekat, atap seng dan permanen dengan lorong-lorong cukup lapang. Menurut Abibah, dengan kondisi ini dia tak takut hujan dan pembeli juga pasti tak takut hujan, karena suasana pasar memadai untuk berteduh.

    Sementara seorang pedagang yang lebih muda, Idal (35) mengatakan sehari hari dia berdagang kebutuhan dapur sehari hari dan termasuk sayur mayur. Sudah lebih 10 tahun berjualan di Pasar Pekan Heran dan kendala yang dia alami adalah kios yang tak memadai, karena sebelumnya kios ala kadarnya dan dia bangun sendiri.

    "Ini bagus, saya bisa leluasa berjualan dan lebih lapang. Jika bawa anak juga tak perlu was was saat angin atau hujan karena kondisi kios yang permanen," ujar Idal, yang datang ke peresmian pasar karena ingin bertemu Bupati Inhu Yopi Arianto.

    "Saya mau anak saya berfoto dengan pak Bupati, mana tau besok jadi pejabat juga," kata Idal.

    Dan benar, belum habis kami berbincang, Bupati Inhu Yopi Arianto yang masuk ke dalam bangunan pasar langsung diserbu ibu-ibu, yang sebagian besar menggendong anak-anak mereka dan hanya ingin berfoto dengan Bupati Inhu. Maka satu per satu mereka pun, kaum ibu ini berselfie ria dengan bupati idola mereka.***/adv/zie











    Loading...




     
    Berita Lainnya :
  • 30 Tahun Menunggu, Pasar Rakyat Pekan Heran Akhirnya Diresmikan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved