Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Iis Sugianto Berbagi Pengalaman Terinfeksi Covid-19, Lidah Mati Rasa dan Pasrah
Jumat, 18 September 2020 - 02:41:14 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAK.CO | JAKARTA - Penyanyi senior tanah air,  Iis Sugianto berbagi pengalaman saat dirinya dinyatakan positif Covid-19, sejak awal mengalami gejala hingga berjuang melawan virus selama sekitar tiga minggu.


Menurut Iis Sugianto, awalnya ia mengalami demam dengan suhu yang sangat tinggi, tetapi bisa tiba-tiba kembali normal.


"Saya memberanikan diri memeriksa ke lab sendiri dan akhirnya dinyatakan sakit tifus. Tapi di hari ketiga demam sangat tinggi 38,7 derajat saya merasa tidak tenang," ungkap Iis Sugianto, dikutip dari kanal YouTube Iis Sugianto New.


Iis memeriksakan diri lagi ke UGD rumah sakit dan salah satunya, darahnya diambil untuk dicek. Ia juga melakukan tes rapid tetapi hasilnya non reaktif dan masih dinyatakan sakit tifus.


Namun, Iis tetap dirawat di rumah sakit dan keesokan harinya dokter penyakit dalam memeriksa kondisiny dan berkata hasil thorax paru-paru Iis mencurigakan.


"Paru-paru Bu Iis seperti ada lendir, ini harus swab test ya," ujar Iis Sugianto mengulangi kalimat dokter.


Selang beberapa jam hasilnya ia dinyatakan positif Covid-19 dan harus pindah ke rumah sakit khusus penanganan virus tersebut.


Dilansir dari kompas.com, setelah dinyatakan positif terinfeksi, Iis Sugianto terkejut dan langsung memikirkan ketiga anaknya.


"Yang ada dalam pikiran saya waktu itu adalah anak-anak. Saya dalam keadaan 50 persen saya sembuh, 50 persen inilah akhir hidup saya. Dan saya ingin berkirim surat buat anak-anak saya," kata Iis Sugianto.


Iis berujar, surat itu terutama ingin dikirimkannya untuk anak sulungnya yang tinggal di Amerika Serikat. Ia ingin menulis pesan terakhir karena banyak realita yang menceritakan pasien Covid-19 harus mengakhiri perjuangannya dengan duka.


"Saya juga manusia biasa, harus menerima apa yang sudah digariskan bahwa umur sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Mungkin inilah saatnya. Saya pikir pada saat itu begitu," ucap Iis Sugianto.


Di satu sisi juga dia harus berjuang meningkatkan imunitas tubuhnya.


"Saya enggak tahu apa saya bisa melewati ini semua. Saya benar-benar enggak tahu, saya hanya pasrah," ujarnya.


Menurut Iis, saat itu kondisinya demam tinggi, tetapi tidak sesak, tidak batuk, dan penciuman masih ada.Tetapi tidak ada nafsu makan karena lidah tidak ada rasa sama sekali.


"Seperti ada rasa belerang dan rasa kalau asin, asin sekali, kalau manis, manis sekali," jelas Iis.**


 


 


 


 


 


 


Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Tim UPP Provinsi Jabar, Berikan Supervisi di Kabupaten Indramayu
  • Antisipasi Libur Panjang, Syamsuar Larang ASN Keluar Daerah
  • Teguh Santosa Serahkan Berkas Pendaftaran JMSI ke Dewan Pers
  • Data Bertambah 57, Total Terkonfirmasi Covid 19 Mendekati 800 Kasus
  • Bangunan WTP #PDAM Tirta Albantani #Serang #Tidak Terawat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved