Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Kukerta 'Balek Kampung', Mahasiswa UNRI Edukasi Dan Bantu PBM Siswa di Desa Siloting, P.Sidimpuan
Rabu, 09 September 2020 - 01:17:14 WIB
Tim Kukerta Mahasiswa UNRI saat melaksanakan aktifitas pengabdian masyarakat di Desa Siloting Kec. Sidimpuan Batunadua.(foto ist)
TERKAIT:
 
 

SUARAaktual.co | Padangsidimpuan -Pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) memberikan dampak buruk sangat signifikan hampir diseluruh sektor kehidupan masyarakat, salah satunya terhadap Pendidikan.

Semenjak diumumkannya keberadaan Virus tersebut di Indonesia pada Maret 2020 lalu, kegiatan Proses Belajar Mengajar secara Tatap Muka Langsung mulai dibatasi, dengan alasan pencegahan penularan yang lebih luas.

Proses Belajar Mengajar (PBM) disekolah yang tentunya membuat keramaian, kini dialihkan kedalam metode Belajar Mengajar Dalam Jaringan (Daring), sehingga, setiap siswa dapat belajar melalui gawainya masing-masing tanpa harus perlu datang ke sekolah. Hal ini juga dilakukan sejalan dengan berkembangnya Teknologi Ponsel Pintar di masyarakat.

Hal ini dipaparkan Ketua Tim Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Mahasiswa Universitas Riau (UNRI) Arsad Alansyah kepada media ini di lokasi Kukerta UNRI, Desa Siloting Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (8/9/20).

Dikatakan Arsad, bahwa Tim Kukerta UNRI juga harus menyesuaikan pelaksanaan pengabdian masyarakatnya berdasarkan kondisi pandemi yang melanda. Sehingga UNRI membuat pelaksanaan Kukerta yang dapat dilaksanakan diseluruh penjuru tanah air atau berdasarkan Domisili Mahasiswanya.

"Kukerta tersebut dinamai dengan Kukerta 'Balek Kampung' yang kalau Bahasa Daerah Tapanuli Selatan maupun Padangsidimpuan 'Marsipature Hutanabe'. Dan hal ini dimanfaatkan oleh Mahasiswa UNRI yang berasal dan berdomisili di Kota Padangsidimpuan untuk melaksanakan Pengabdian Masyarakat di daerahnya ini," ungkapnya.

Lanjut Arsad, sebanyak 10 Mahasiswa UNRI berasal dari Kota Padangsidimpuan memutuskan untuk melaksanakan Kukerta di Desa Siloting Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua dengan mengambil tema 'Optimalisasi Pendidikan Dimasa Pandemic Covid-19'.

"Para Mahasiswa UNRI turut membantu PBM siswa yang tidak memiliki fasilitas penunjang seperti Ponsel Pintar untuk tetap dapat belajar meski dari rumah masing-masing. Kegiatan ini juga terfokus pada anak-anak yang belum dapat Membaca dan Berhitung disebabkan kendala peniadaan PBM secara tatap muka disekolah," jelas Arsad.

Ditambahkan Arsad, para Mahasiswa Kukerta dalam menerapkan PBM dengan mengumpulkan anak-anak dengan jumlah yang tidak banyak untuk menghindari keramaian, juga dengan mendatangi rumah-rumah yang sebelumnya telah didata oleh mereka dan tetap dengan mengikuti Protokol Kesehatan, sebut Arsad.

Sementara itu, Kepala Desa Siloting Sholat Harahap yang disambangi media ini di Kantor Kepala Desa setempat, Selasa (8/9/20) mengatakan bahwa kegiatan Kukerta UNRI ini disambut hangat oleh seluruh masyarakat Desa Siloting.

"Keberadaan Kukerta Mahasiswa UNRI ini telah menunjukkan perlunya aktualisasai pengajaran untuk menunjang Pendidikan bagi pelajar khususnya bagi anak yang belum bisa Membaca dan menulis. Para orang tua anak juga setuju dengan program tersebut, menimbang para orang tua yang tidak bisa turun tangan langsung mengajari anak-anak mereka dikarenakan sibuk dengan pekerjaan sehari-hari," ungkap Sholat.

Kades juga menerangkan bahwa kegiatan Kukerta Mahasiswa UNRI ini tidak terbatas pada program Optimalisasi Pendidikan saja. Mereka juga turut mengedukasi masyarakat mengenai bahaya Covid-19 dan Sosialisasi Penerapan New Normal Life yang dicanangkan Pemerintah.

"Para Mahaiswa juga mendorong masyarakat untuk memproduksi Tanaman Pangan dilingkungan atau dihalaman rumahnya dengan turun secara langsung dan membuat Video Tutorial yang dapat diakses dengan mudah melalui Platform Youtube. Dan Ini dilaksanakan guna memenuhi Ketahanan Pangan masyarakat dimasa pandemi seperti ini," jelasnya.

Tidak hanya sampai disitu, kata Sholat Kukerta Mahasiswa juga aktif membantu dalam proses jalannya Pemerintahan Desa Siloting. Misalnya seperti penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat.

"Para Mahasiwa juga turut bergabung dengan Organisasi Kepemudaan atau dalam Bahasa Daerah Tapsel yakni Persatuan Naposo-Nauli Bulung (NNB), dan bertukar ilmu agar para Pemuda dapat turut aktif dengan Pemerintah Desa dalam kemajuan Daerah serta turut menjalankan tugas pengawasan terhadap Pemerintahan Desa," ungkapnya.


(***/D/A)

Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Tidak Ada Larangan Pesta di kota Padangsidimpuan
  • Gugus Tugas P.Sidimpuan Diminta Pantau Pejabat Usai Perjalanan Dari Jakarta
  • Video Ultah Bacabup Bersama Ketua KPU Indramayu Masih Dalam Kajian Bawaslu
  • Satu Kasus Covid 19 Muncul di Desa Balam Jaya, Aparat Desa Lakukan Penyemprotan Disinfektan
  • Tarik Dana APBN, KDI Prioritaskan Program Rencana Kerja
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved