Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Camat Mandau Minta PT. CPI Dan PT. WKS Perhatikan Nasib Korban PHK
Rabu, 12 Agustus 2020 - 15:07:37 WIB
Istimewa
TERKAIT:
 
 

Suaraaktual.CO | Bengkalis - Camat Mandau Riki Rihardi, Selasa (11/08/2020) menghadirkan pihak PT CPI, PT WKS dan Dinas Tenaga Kerja maupun Dinas Transmigrasi Bengkalis.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari keresahan ratusan karyawan PT.Wahana Karsa Swandiri yang mengalami PHK massal karyawannya pada akhir Juli 2020 lalu.

"Kami ingin meminta klarifikasi terkait PHK 900 orang karyawan ini. Menurut informasi dari 900 orang ini, 774 orang atau 70 persen adalah masyarakat Kecamatan Mandau. Ini yang jadi beban bagi kami," ungkap Camat Mandau.

Disampaikan Pemerintah Kecamatan Mandau dalam hal ini bukan dalam posisi menghakimi. Pihaknya hanya ingin klarifikasi dari PT WKS dan PT CPI terkait PHK ini, termasuk hak-hak karyawan yang di-PHK.

"Bila memungkinkan perkerjakan kembali karyawan yang di-PHK ini. Atau jika ada job baru dari perusahaan pemenang tender, utamakan rekrut karyawan PHK ini," tegas Riki Rihardi.

Disampaikanya, pihak Chevron selaku pemberi kerja mungkin bisa tenang dengan keadaan ini. Tetapi pihaknya tak bisa tenang karena imbas PHK ini berdampak luas terhadap ekonomi masyarakatnya.

"Kantor Camat Mandau adalah rumah besar bagi masyarakat Mandau. Saya menampung apapun keluh kesah masyarakat termasuk PHK ini. Yang saya tekankan, perusahaan bisnis yang bapak jalankan silahkan berjalan. Tetapi bagaimana hajat hidup orang banyak juga harus kita perhatikan. Apalagi pada saat pandemi Covid-19 ini yang sangat berdampak kepada masyarakat ," tegasnya.

Camat juga mengaku bersyukur bahwa PT WKS sudah membayarkan hak karyawan dan juga diinformasikan akan mendapatkan kontrak baru.

"Bila benar PT WKS akan dapat kontrak baru pekerjakan kembali karyawan lama yang di-PHK,"harap camat Riki.

Sementara itu Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bengkalis yang diwakili Halazmi Julizar Kabid Hubungan Indutrial menyampaikan sebelum pertemuan ini PT WKS sudah memberikan surat pemberitahuan kepada Disnaker bahwa mulai dari tanggal 31 Juli sampai dengan 20 Agustus 2020 akan ada pengurangan pekerja sebanyak 900 orang. Segala hak-hak karyawan akan diselesaikan sebelum tanggal kontrak habis.

“Dari surat masuk hingga saat ini belum ada masuk pengaduan atau bentuk resmi pengaduan masalah karyawan yang di PHK. Tapi kita tidak menutup kemungkinan kedepannya karena ini baru tanggal 11 agustus 2020," jelas Halazmi.

Halazmi Julizar juga meminta perusahaaan yang beroperasi di Kabupaten Bengkalis agar memperhatikan Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 4 Tahun 2004 tentang Penempatan Tenaga Kerja Lokal dengan porsi sebanyak 60:40.

Dalam pertemuan ini pihak PT WKS yang diwakili HRD Corporate Dasyarman dan Kabid Humas BS menjelasklan bahwa PT. Wahana telah memberikan hak-hak karyawan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pihaknya juga sudah meneruskan data-data karyawan korban PHK ke perusahaan pemenang tender.

PT CPI yang diwakili Slamet dan Hardiyanto yang hadir dipertemuan itu menyatakan akan meneruskannya hasil mediasi ini ke pimpinan mereka.**SA

Redaktur : Toni Chaniago SH

Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Ayo! Warga Sumut Dukung Nandita Frisela di Ajang Pemilihan Puteri Cilik Indonesia 2020
  • Puluhan Rumah Penduduk di Kepenghuluan Panipahan Hangus Terbakar
  • Ingat.!! ASN Dilarang Bepergian Keluar Kota Sepanjang Cuti Akhir Bulan Oktober 2020
  • Tim Jumat Barokah Polda Banten Salurkan Paket Sembako Kepada Anak-anak Yatim Piatu
  • Wow.!! Program Kotaku di Desa Tarai Bangun Mulai Dirasakan Masyakarat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved