Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Covid-19 dan Ketegangan AS-China Picu Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Selasa, 14 Juli 2020 - 08:21:40 WIB

TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | JAKARTA - Harga minyak kembali jatuh sekitar satu persen di akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah kasus Covid-19 global naik pada rekor jumlah harian, membuat kekhawatiran akan penguncian kembali oleh pemerintah serta meningkatnya ketegangan AS dan Eropa dengan China.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lebih dari 230.000 kasus baru Virus Corona pada Minggu (12/7/2020) rekor satu hari. Sebagian besar peningkat itu terjadi di Belahan Bumi Barat, khususnya Amerika Serikat dan Amerika Latin.

Di Amerika Serikat, infeksi melonjak selama akhir pekan ketika Florida melaporkan peningkatan lebih dari 15.000 kasus baru dalam 24 jam, rekor untuk negara bagian mana pun. Banyak negara bagian telah melonggarkan pembatasan operasi bisnis dan sekarang membutuhkan masker untuk memperlambat penyebaran virus, yang telah menewaskan hampir 140.000 orang di Amerika Serikat.

Pasar juga gelisah karena pertikaian AS dan Eropa dengan China meningkat. Uni Eropa mengatakan sedang mempersiapkan langkah-langkah balasan terhadap China dalam menanggapi undang-undang keamanan baru Beijing di Hong Kong.

China mengumumkan sanksi terhadap Amerika Serikat pada Senin (13/7/2020) setelah Washington menghukum pejabat-pejabat senior China atas perlakuan terhadap Muslim Uighur.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September turun 52 sen atau 1,2 persen, menjadi ditutup pada 42,72 dolar AS per barel. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus kehilangan 45 sen atau 1,1 persen, menjadi menetap di 40,10 dolar AS per barel,

Harga minyak bergerak lebih rendah lagi dalam perdagangan pasca-penyelesaian ketika Gubernur California pada Senin (13/7/2020) menerapkan pembatasan baru pada bisnis saat kasus Virus Corona dan rawat inap di negara bagian tersebut melonjak.

"Berita California menempatkan pertanyaan pemulihan permintaan kembali di atas meja," kata Analis Senior Price Futures Group, Phil Flynn, di Chicago. Ekuitas dan kelas aset lainnya juga bergerak lebih rendah setelah penutupan California diumumkan.

Suatu komite pengawasan dari Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan bertemu pada hari ini, Selasa dan Rabu besok. Diharapkan akan merekomendasikan level untuk pengurangan pasokan di waktu mendatang.**/Antara



Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Lima Penumpang Kapal Cepat Yang Hilang Ditemukan Selamat
  • Perahu Pengangkut 20 Wisatawan Tenggelam, 9 Orang Hilang
  • Tunggu Arahan, Polisi Sumsel Antisipasi Perpanjangan Larangan Mudik
  • Ledakan Petasan Selama Ramadhan, Warganet : Merugikan Orang Lain
  • Pengunjung Pantai Tiku Agam Dibatasi, Tak Pakai Masker Disuruh Pulang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved