Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Advertorial
Ketua DPRD Banyuasin Bersama Bupati Launching Pembangunan Jalan Poros KAI
jumat,, 04 Juni 2020 - 20:08:02 WIB

SUARAaktual.co | Banyuasin,_ Tak lepas dari dukungan para anggota DPRD Kabupaten Banyuasin. Pembangunan infrastruktur tujuh jalan poros, saat ini tengah berjalan di Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin, Jumat (4/6).

Bersama Bupati Banyuasin H Askolani, SH, MH, Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan didampingi Wakil Ketua Sukardi, Wakil Ketua Noor Ismatudin dan Ketua Komisi III Drs H Nurwahid turun langsung melaunching pembangunan jalan poros Kecamatan Karang Agung Ilir (KAI) menuju Kecamatan Banyuasin II.

Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan mengatakan pembangunan jalan poros KAI tersebut sangat didambakan masyarakat. Untuk itu sebagai wakil rakyat, pihaknya sangat mendukung agar segera direalisasikan.



“Kami sangat mendukung sekali, karena keberadaan jalan poros ini tentu akan membuka keterisolasian dan sekaligus membuka akses ekonomi KAI. Pembangunan ini sudah sangat lama kami rencanakan, tapi belum terwujud. Alhamdulillah, di masa Pak Bupati Askolani ini bisa dilaunching pembangunannya, “terang Irian Setiawan.

Dengan jalan poros ini dibuka, lanjut Irian, dirinya optimis KAI akan menjadi daerah yang maju dan cepat berkembang. Tentu, kesejahteraan masyarakat diharapkan makin meningkat.

Sementara itu, Bupati Banyuasin H Askolani menjelaskan jalan dengan panjang sekitar 21 Km dan lebar 10 meter yang melintasi Taman Nasional Sembilang (TNS) ini akan membuka akses transportasi darat bagi masyarakat yang tinggal di tujuh desa yakni Desa Majuria, Desa Tabalajaya, Desa Karang Sari, Desa Sumber Rezki, Desa Jati Sari, Desa Mekar Sari dan Desa Sri Agung.


Dengan jalan poros ini, jarak tempuh Karang Agung Ilir menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api Sungsang Kecamatan Banyuasin II hanya lebih kurang 10 menit.

Bupati Banyuasin H Askolani mengatakan, dibangunnya jalan poros Karang Agung Ilir menuju Pelabuhan TAA Sungsang ini untuk membuka akses transportasi masyarakat sehingga tidak terisolasi seperti selama ini.


“Jalan poros ini mempermudah masyarakat kalau mau ke Palembang, hanya lebih kurang 10 menit sampai ke Pelabuhan TAA. Ini sudah barang tentu membuka akses ekonomi bagi masyarakat KAI, karena semua hasil bumi bisa dijual ke Palembang, “katanya.

Launching jalan ini dilakukan, terang Askolani, sebagai tanda dimulainya pembentukan badan jalan poros sekaligus untuk melengkapi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup, mengingat sekitar 4,5 KM dari jalan poros ini akan melintasi Taman Nasional Sembilang (TNS).

“Secara lisan sudah mendapat persetujuan Ibu Menteri, terutama di titik hutan yang bisa dimanfaatkan, bukan pada titik hutan lindung. Namun secara tertulis perlu dilengkapi persyaratan teknis, maka saat ini tim dari Dinas PUTR dan Perkimtan tengah mempersiapkannya, “ jelasnya.

Dirinya sebagai Bupati dan Pimpinan DPRD Banyuasin bertekad, agar jalan poros KAI ini dapat diselesaikan dan dapat segera di manfaatkan masyarakat.

“Pembangunan jalan poros KAI ini merupakan janji kampanye saya dan Pakde Slamet, dan juga janji kampanye Pak Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD Banyuasin. Dengan tekad yang sama, kami sangat optimis jalan poros ini bisa diselesaikan, “tandasnya.


Askolani juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Jati Sari Kecamatan Karang Agung Ilir (KAI) yang menyumbangkan 10 ton beras hasil panen mereka untuk dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Banyuasin yang tidak mampu baik parkir miskin, lansia maupun anak yatim Piatu, yang terdampak Covid 19.

Beras 10 ton tersebut diserahkan Kades Jati Sari Sukarjo kepada Bupati Banyuasin H Askolani disaksikan pimpinan DPRD Banyuasin, Irian Setiawan, Sukardi, Noor Kamarudin dan Ketua Komisi III Drs H Nurwahid, Kepala OPD dan Camat KAI Yoserizal, dalam kunjungan kerja Bupati dalam meninjau persiapan pemerintah Kecamatan KAI dalam persiapan penerapan tatanan baru New Normal

“Atas nama Pemkab Banyuasin ataupun Gugus Tugas Penanganan Covid 19, saya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada warga ataupun petani Desa Jati Sari yang telah menyumbangkan 10 ton beras hasil panen untuk dibagikan warga yang kurang mampu,” kata Bupati Askolani.
(Ahmad)

Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Gandeng PWI, Dialog Kedaerahan Ditaja PKS Pelalawan Banjir Pertanyaan Krusial
  • PKS Pelalawan Gandeng PWI Taja Dialog Kedaerahan, Banyak Pertanyaan Krusial Muncul
  • Danau Baru Muncul di Kupang Usai Badai Seroja
  • Menkes : Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tahap ke-8 Tiba di Indonesia
  • Jasa Marga Perbaiki Tiga Titik di Jalan Tol Jakarta - Cikampek
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved