Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Desa Sedengan Mijen Jadi Tempat Penyaluran Dana JPS Dampak Covid 19
Senin, , 01 Juni 2020 - 22:28:58 WIB
TERKAIT:
 
 

SUARAaktual.co | SIDOARJO,_ Ratusan warga miskin berbondong bondong memadati Balai Desa Sedengan Mijen, Kecamatan Krian,dalam Penyerahan Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dalam rangka percepatan penanganan dampak covid-19 provinsi Jawa Timur. Desa Sedengan Mijen menjadi tempat perwakilan Penyerahan Bantuan tersebut sebesar 200 ribu rupiah tiap kepala keluarga ke warga dari keempat Desa termasuk Desa Sedengan Mijen Sendiri sabtu,(30/5). Perwakilan Bantuan Jaring Pengaman Sosial dari ke tiga Desa diantaranya, Desa Tropodo 192 penerima, Desa Jeruk Gamping 144 Penerima, Desa Katerungan 174 penerima dan Desa Sedengan Mijen Sendiri 174 penerima. Perangkat dari ketiga Desa juga hadir untuk membantu menyerahkan ke warga penerima dijadwal sesuai undangan yang sudah dikirim dari masing masing Desa, warga penerima juga diharapkan hadir sesuai jadwal yang sudah ada serta membawa KTP, Kartu Keluarga. Sebut saja Atim Warga Sedengan Mijen mengaku Senang dapat perhatian dari pemerintah melalui Pemdesnya, begitu pula Suprianto warga RT.10 RW.01 Desa Katerungan saat dikonfirmasi menyampaikan rasa terima kasihnya, dengan adanya bantuan tersebut sangat membantu kebutuhannya sehari hari. “Bantuan ini sangat bermanfaat buat saya, apalagi di musim pandemi corona ini mas,”ujarnya. Kepala Desa Sedengan Mijen, M. Hasannudin, S.Ag, menyampaikan, jika Desanya beberapa kali dipilih untuk mewakili dari beberapa Desa, termasuk penyaluran (BST) kemarin juga 4 desa sama dengan Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) hari ini, dari Desa Jeruk Gamping, Desa Katerungan, dan Desa Tropodo. Disampaikan pula, untuk mengutamakan protokol-protokol kesehatan, karena sekarang ini sangat rentan sekali terpaparnya covid-19 , kita himbau untuk memakai masker dan untuk tempat menunggu juga kita atur jarak minimal satu meter, karena ada juga warga belum waktunya jam 07.00 WIB sudah datang. ” Begitu antusiasnya untuk mengambil bantuan, tapi tetep kita perhatikan desa mana yang harus lebih dulu yaa warga desa itu yang nunggu, yang lainnya saya suruh pulang untuk memberikan kesadaran agar warga tidak bergerombol, pengambilan sesuai jadwal yang kita tentukan dan petugas pun juga memanggil sesuai jadwal.” Pungkas M. Hasannudin, S.Ag,.**War

Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Lima Penumpang Kapal Cepat Yang Hilang Ditemukan Selamat
  • Perahu Pengangkut 20 Wisatawan Tenggelam, 9 Orang Hilang
  • Tunggu Arahan, Polisi Sumsel Antisipasi Perpanjangan Larangan Mudik
  • Ledakan Petasan Selama Ramadhan, Warganet : Merugikan Orang Lain
  • Pengunjung Pantai Tiku Agam Dibatasi, Tak Pakai Masker Disuruh Pulang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved