Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Dipicu Hasil Positif Vaksin Covid-19, Harga Minyak Dunia Melonjak
Selasa, 19 Mei 2020 - 08:19:13 WIB

TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | JAKARTA - Harga minyak melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Hal ini dipicu hasil awal yang positif pada vaksin virus corona, membangkitkan optimisme.

Kontrak berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik 2,31 dolar AS atau 7,1 persen, menjadi menetap di 34,81 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni terangkat 2,39 dolar AS atau 8,1 persen menjadi ditutup pada 31,82 poin.

Itu adalah penyelesaian tertinggi untuk Brent dan WTI sejak 11 Maret, hanya beberapa hari setelah harga mulai runtuh menyusul kegagalan perjanjian pemotongan produksi antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+.

“Butuh dua bulan bagi WTI untuk membersihkan reruntuhan dari pertemuan Maret (OPEC +) pada Maret,” kata Bob Yawger, direktur berjangka energi di Mizuho di New York, dilansir dari Antara.

Pada paruh pertama Mei, OPEC+ telah memotong ekspor minyak dengan tajam. Perusahaan yang melacak pengiriman mengatakan ada petunjuk awal yang kuat dalam mematuhi perjanjian pemangkasan produksi baru.

OPEC+ sepakat untuk memotong pasokan dengan rekor 9,7 juta barel per hari (bph) mulai 1 Mei. Arab Saudi, pengekspor utama dunia, mengumumkan pekan lalu akan memotong tambahan satu juta barel per hari pada Juni.

Reli dalam kontrak WTI Juni, yang akan berakhir pada Selasa (19/5/2020), menunjukkan penurunan bersejarah bulan lalu ke negatif 40 dolar AS per barel tidak akan terulang.

Kontrak WTI Juli adalah kontrak berjangka AS yang lebih aktif diperdagangkan dengan volume dalam kontrak bulan kedua melampaui bulan depan selama beberapa hari terakhir. Kontrak Juli ditutup naik 7,2 persen menjadi 31,65 dolar AS.

Di Amerika Serikat, pembukaan kembali bisnis dan kehidupan sosial secara bertahap mendapatkan daya tarik dengan semakin banyak orang Amerika yang muncul dari penguncian virus corona dan pasar saham yang meningkat karena hasil uji awal vaksin potensial.

Data awal dari vaksin COVID-19 Moderna Inc, yang pertama kali diuji di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa vaksin itu menghasilkan antibodi pelindung pada sekelompok kecil sukarelawan sehat, kata perusahaan itu, Senin (18/5/2020).***

Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Lima Penumpang Kapal Cepat Yang Hilang Ditemukan Selamat
  • Perahu Pengangkut 20 Wisatawan Tenggelam, 9 Orang Hilang
  • Tunggu Arahan, Polisi Sumsel Antisipasi Perpanjangan Larangan Mudik
  • Ledakan Petasan Selama Ramadhan, Warganet : Merugikan Orang Lain
  • Pengunjung Pantai Tiku Agam Dibatasi, Tak Pakai Masker Disuruh Pulang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved