Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Hikmah Ramadhan
Ramadan di Tengah Pandemik Corona, Ada Hikmah Dibalik Bencana
Senin, 04 Mei 2020 - 06:31:48 WIB

TERKAIT:
 
 

SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Ada yang berbeda dengan bukan Ramadan tahun 2020 ini, karena berlangsung di tengah pandemi global virus corona atau Covid-19, membuat banyak sisi ibadah yang harus dilakukan secara berbeda dengan biasanya.

Misalnya, jika biasanya mesjid-mesjid akan ramai selama ramadhan, kini sepi, karena ibadah dilakukan di rumah demi memutus mata rantai wabah corona ini. Pasar dan mall yang biasanya ramai, kini juga sepi. Bahkan toko busana yang menjadikan ramadhan sebagai bulan panen mereka, kini nyaris tak ada yang datang.

Lalu apa yang bisa dipelajari oleh umat Islam saat melewati bulan Ramadhan selama masa-masa krisis akibat pandemi menyebabkan terjadinya lockdown, karantina, serta social distancing?

Mengutip Dailysabah.com, Kamis (23/4/2020), berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi pelajaran bagi sesama umat Islam dalam mengarungi bulan ramadhan di tengah wabah penyakit Covid-19 yang semakin meluas.

Terima kenyataan dan tegar
Mengeluh mungkin merupakan sifat manusia, tetapi realisme adalah jalan yang harus ditempuh. Jadi, apa hal paling logis untuk dilakukan? Berhentilah merengek dan mulailah lebih tegar.

Tahun ini umat Islam di seluruh dunia memang tidak akan dapat menghadiri acara buka puasa bersama (iftar), tidak bisa shalat tarawih berjamaah, mengaji bersama di masjid, atau pergi keluar ke kedai kopi sepulang tarawih. Tetapi waktu seperti ini bisa diisi dengan aktivitas lain walaupun hanya di rumah.

Digitalisasi tradisi
Saat ini zaman digitalisasi sehingga pandemi juga tidak otomatis menutup akses semuanya, karena kita masih bisa memesan makanan secara online, berbelanja online, dan bahkan saling berjumpa teman atau keluarga secara online dengan semua platform media sosial yang kamu miliki.

Keajaiban teknologi membuat apa yang tidak mungkin puluhan tahun yang lalu menjadi mungkin dan biasa saja di zaman ini. FaceTime, Skype, Zoom, WhatsApp, Facebook Messenger, Google Duo dan aplikasi sejenis lainnya akan melakukan semuanya.

Beribadah secara digital
Ramadan tidak hanya tentang puasa dan makanan berbuka puasa, tetapi juga merupakan waktu untuk bertobat dan merenungkan perbuatan yang telah dilakukan. Banyak umat Islam biasanya mengaji bersama dan mengikuti tausiyah di masjid-masjid. Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, bisa memanfaatkan teknologi seperti untuk beribadah.

Meningkatkan kualitas hidup bersama
Meskipun salat Tarawih berjamaah di masjid dilarang, kita sekeluarga di rumah bisa melakukannya sama seperti di masjid. Minimal dua orang cukup untuk Tarawih jama’ah. Jadi, jika di rumah memiliki teman serumah atau pasangan, lakukanlah Tarawih jamaah, ini bisa meningkatkan semangat persatuan dalam kehidupan bersama dan berkeluarga selama.

Tetap waspada
Mengambil tindakan pencegahan dan waspada akan virus corona terus menjadi kewajiban untuk sementara waktu lebih lama. Perkuatlah rasa saling peduli sesama anggota keluarga untuk rajin mengingatkan cara menjaga diri dari penularan Covid-19. Waspada itu harus, tetapi jangan pernah takut.

Rayakanlah, apa pun yang terjadi
Ramadan adalah waktu yang dinantikan oleh semua umat Muslim di seluruh dunia. Jika melihat keadaan dunia saat ini dari sudut pandang keamanan, lockdown saat Ramadan mungkin menjadi hal pertama dan terpenting yang harus disyukuri.

Mengamati Ramadan tahun ini jelas akan membutuhkan upaya ekstra. Saat tinggal di rumah, semua orang harus terus mematuhi aturan kebersihan. Daripada pergi ke restoran mewah untuk makan berbuka puasa yang mahal, semua orang dapat membuat pesta mereka sendiri.

Jika dilihat dari sudut pandang agama, berhemat sudah menjadi salah satu dari banyak ajaran Islam. Daripada menghabiskan banyak uang untuk makan di restoran, berbuka puasa bersama di rumah dengan menu yang cukup sudah merupakan keberkahan.

Bulan Ramadan kali ini memang banyak pelajaran yang bisa diambil, dan menjadi kesempatan utama untuk merefleksikan diri serta merayakannya bersama orang yang dicintai di rumah, gunakan teknologi untuk berjumpa dengan orang yang penting bagimu namun terpisah oleh jarak. Semoga semua Muslim di seluruh dunia menyambut Ramadan berikutnya dengan lebih baik. ***

Loading...




 
Berita Lainnya :
  • Danlanud Rsn Pimpin Sertijab Danskadud 12, Dansatpom dan Karumkit Dr.Sukirman(19-04-2021)
  • Dugaan Pelanggaran GSB oleh VKBH di Jalan Karya Bakti Pekanbaru Diwarnai Kontroversi
  • Kajari Kabupaten Kuantan Singingi Sertijab Pejabat Kasi Pidsus
  • Ramadhan Penuh Berkah, Bupati Batu Bara Salurkan Zakat dari Baznas
  • Terpampang Spanduk Bertuliskan "Hanya 1 Yang Menghina Tuhan Yaitu Ketidak Adilan" di Polres Inhil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2021 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved