Pemprov Riau Terus Berupaya Meningkatkan APK PAUD

/ Senin, 25 Februari 2019 / 22.13 WIB

SUARAaktual.co | Pekanbaru - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), di tahun 2016 lalu Angka Partisipasi Kasar (APK) Anak yang Mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada tahun 2016 mencapai 34,62% dan angka ini diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya.

Hal itu disampaikan Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi dalam sambutan tertulisnya diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Riau Dra T Hidayati Effiza, MM pada acara Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fair ke 7 se Sumatera yang ditaja oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Guru (PG) PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan(FKIP) Universitas Riau (Unri), Senin (25/2/2019) di panggung Utama lapangan FKIP Unri.

"Untuk itulah kita perlu meningkatkan kualitas penyelenggaraan PAUD di Provinsi Riau khususnya," tegas Dia.

Dikatakan, untuk meningkatkan kualitas penyelenggaran PAUD, Pemerintah harus melakukan empat langkah-langkah strategis, yakni, Pertama, penguatan kelembagaan penyelenggara PAUD. Kedua, Peningkatan kualitas pendamping atau guru yang terlibat dalam proses pembelajaran Anak Usia Dini. Ketiga, Peningkatan kualitas bahan pembelajaran bagi anak usia dini. Keempat, Peningkatan fasilitas atau sarana dan prasarana untuk penyelenggaran PAUD.

"Keempat langkah strategis ini hanya dapat tercapai dengan kerjasama kita semua. Untuk itulah saya menghimbau para pemerhati dunia pendidikan anak, serta pihak swasta untuk dapat bekerjasama menciptakan generasi emas di Provinsi Riau yang kita cintai ini," ajaknya.

Sementara Bupati Mahasiswa Prodi Paud, Syafitri mengatakan bahwa kegiatan kali ini merupakan yang pertama kali diadakan dengan cakupan se-Sumatera, selain itu, ini merupakan usaha dalam meningkatkan olimpiade Paud dari tahun sebelumnya. Karena pada awalnya mereka mengadakan Paud Fair hanya mencakup se-Pekanbaru, namun dalam tahun berikutnya mereka mencoba se-Riau dan tahun ini Paud Fair se-Sumatera.

"Tahun kemarin se-Riau, jadi sekarang kita coba dengan olimpiade se-Sumatera untuk meningkatkan kualitas PG PAUD ini juga," kata Syafitri.

Dalam acara yang berlangsung hingga 2 Maret 2019 itu akan di lombakan beberapa kategori diantatanya yaitu kategori anak, kategori dewasa dan kategori online se-Sumatera yang bisa diikuti oleh masyarakat umum.

Dalam kategori anak, ada beberapa perlombaan yaitu futsal kids, sing a song, senam anak, pembacaan surah pendek, play dough, da'i cilik,puzzle, fashion show dan parade kostum profesi. Sedangkan untuk kategori dewasa yaitu mendongeng, sambungan ayat, colour run musik dan kreasi bento anak.

Selain kategori diatas, masih ada juga kategori yang terbuka untuk umum, tidak hanya bagi daerah yang berada di luar provinsi Riau, namun juga seluruh golongan masyarakat mulai dari guru, pelajar, hingga mahasiswa bisa mengikuti kompetisi ini, dengan syarat berada di Pulau Sumatera.

"Perlombaan umum ini termasuk dalam kategori online diantaranya yaitu menulis artikel, foto moment, cerita anak se-Sumatera, vidio anak bermain peran dan media IT marbel profesi," pungkasnya.
(adv/adv)
Komentar Anda

Terkini: