Pelayanan Petugas Loket Pendaftaran RSUD Banyuasin Diduga Asal-asalan

/ Kamis, 07 Februari 2019 / 15.14 WIB
SUARAaktual.co | Banyuasin,Sumsel -Pelayanan yang cepat dan tepat, biaya pengobatan yang murah, serta sikap tenaga medis yang ramah dan komunikatif adalah sebagian dari tuntutan pasien terhadap pelayanan rumah sakit (RS) dewasa ini. Sayangnya, RSUD Banyuasin diduga belum memenuhi tuntutan tersebut.

Rumah Sakit Daerah RSUD Kabupaten Banyuasin yang telah dibangun kurang lebih 10 tahun dan satu–satunya tempat warga Banyuasin untuk melakukan perobatan, sampai saat ini pelayanannya masih belum maksimal dan dinilai asal-asalan.

"Pasalnya pelayanan Rumah Sakit tersebut masih dikeluhkan masyarakat, jauh dari kata baik apalagi sempurna."

Hal itu di ungkapkan oleh Kusmayadi (60) warga Betung yang akan berobat ke klinik penyakit dalam.

"Dia mengeluhkan pelayanan yang dia alami saat mendaftar di loket pendaftaran."

Dirinya mengaku, berbekal surat rujukan yang dia peroleh dari puskesmas Talang Jaya Betung, dia bersama menantunya datang ke RSUD Banyuasin dan tiba sekira pukul 10.00 Wib.

Sesampainya di RSUD dirinya langsung menuju loket pendaftaran untuk mendaftar.

Setiba di loket pendaftaran dirinya kaget dan kecewa mendengar penjelasan dari petugas loket, "ini penyakit dalam ya pak, maaf pak bapak datang kesini hari senin ya pak, hari ini dokter penyakit dalamnya tidak ada," ungkapnya seraya menirukan perkataan petugas loket tersebut.

Mendengar jawaban petugas loket Kusmayadi mengajak menantunya pulang,"yok balek dak suwek dokternyo, hari senen kagek disuruh kesini lagi" (ayo pulang,dokternya tidak ada hari senin nanti kita kesini lagi -red).

Mendengar hal tersebut, Ahmad menantu bapak Kusmayadi langsung mendatangi ruangan klinik penyakit dalam, Ahmad ingin menanyakan kepastian bahwa hari senin nanti dokter penyakit dalamnya ada di RSUD Banyuasin, maksud Ahmad jangan sampai kecewa untuk kedua kalinya.

Betapa kagetnya Ahmad ketika melihat di dalam klinik penyakit dalam tersebut ternyata ada dokter yang sedang bertugas.

"Gimana sih, katanya dokternya gak ada ternyata ada untung kami enggak langsung pulang, rumah kami lumayan jauh bukan dekat," ungkapnya kesal.

Terpisah Indo Safri Ketua DPD JPKP Banyuasin menyayangkan terjadinya hal tersebut.

"Ini sangat keterlaluan, masak dokter ada dibilang tidak ada, kan kasihan pasien datang jauh-jauh dari Betung loo.

Menurut Safri pelayanan RSUD Banyuasin memang belum maksimal, berdasarkan hasil investigasi yang di lakukan Rabu 06/02 kemaren, dari segi pelayanan loket pendaftaran sangat tidak memuaskan, terbukti saat pemanggilan pasien tidak menggunakan pengeras suara padahal menurut safri suara petugas yang memanggil kurang jelas kedengarannya, dan dari pantauan saya banyak pasien lansia disitu, dan dari hasil pantauan DPD JPKP Banyuasin masih banyak lagi yang harus di benahi oleh pihak RSUD Banyuasin, ungkapnya.

Sementara Dirut RSUD Banyuasin dr Emi Lidia Arlini MSi, ketika dikonfirmasi via WA menjelaskan, "Akibat libur panjang sabtu minggu dan selasa, hari rabu kemarin memang pasien membludak, pendaftaran agak lambat dikarenakan sistem online pendaftaran agak lemot, Kedepan kita ań∑an perbaiki. Kami tetap berusaha memberi yg terbaik untuk masyarakat banyuasin Tugas kami melayani," jelasnya.
(Ahmad)
Komentar Anda

Terkini: