Gubernur Riau Resmikan Jembatan Siak IV dan Dua Fly over

/ Rabu, 13 Februari 2019 / 16.38 WIB

SUARAaktual.co | Pekanbaru - Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah (Marhum Bukit) atau biasa disebut Jembatan Siak IV diresmikan. Bersamaan dengan ini, dua fly over simpang Ska dan pasar pagi Arengka juga diresmikan dan dimulai dibuka untuk umum.

Peresmian langsung dilakukan Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim. Peresmian ini sekaligus menandakan dibukanya untuk umum pengoperasian dua fly over yang terlebih dahulu dilakukan pemotongan pita Istri Mantan Gubernur Riau Bapak Rusli Zainal yang Kini menjabat Sebagai Ketua DPRD Riau Septina Primawati, mendapat kehormatan untuk melakukan pemotongan Pita Peresmian.

“Septina Primawati Rusli Mendapat Kehormatan Pemotongan Pita diperesmian Jembatan Siak IV”

Diresmikan dulu sama Gubernur Riau pak Wan Thamrin. Kemudian nanti ada juga pengguntingan pita di fly over sebagai tanda dimulainya pengoperasiannya, kata Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Rabu (13/2/19).

Untuk peresmian jembatan Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah, diawali seremonial acara pada pukul 9.30 WIB. Perwakilan dari Kementerian PUPR, para pejabat, termasuk mantan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman diundang pada acara ini.

Kemudian mantan Kepala Dinas PU diantaranya mulai MD Sitompul, Zulkipli, SF Hariyanto, Syafril Bukhari juga diundang sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya selama ini.



Puncak dari serimonial acara dengan pembubuhan tandatangan dan penekanan tombol sirene dari peresmian jembatan yang menghubungkan Kecamatan Senapelan dan Rumbai Pesisir tersebut. Pembangunan infrastruktur jembatan yang dimulai sejak 2009 silam ini bersumber dari APBD Riau.

Dikerjakan masa kepemimpinan Gubernur Riau Rusli Zainal, kemudian mangkrak selama Gubernur Riau dijabat Annas Maamun, kemudian dilanjutkan satu tahun menjelang berakhirnya kepemimpinan Arsyadjuliandi Rachman serta diresmikan Wan Thamrin Hasyim, besok.

Pengerjaan jembatan ini dari masa ke masa sudah dikerjakan berbagai kontraktor. Baik dikerjakan secara tunggal mau pun dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO).

“Ada pun sejumlah kontraktor yang telah mengerjakan jembatan Siakb IV tersebut, yakni PT Istaka Karya, PT Palas Bukit Tangguh, PT Bina Riau Sejahtera, PT PP Waskita Hutama (KSO), PT Brantas Abipraya (Persero),” papar Yunnan.

Pelaksanaan pembangunan Jembatan Siak IV ini pertama dimulai pada tahun 2009, 2010. Dimana sesuai Perda Nomor 7 tahun 2010 dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak yang dimulai dari tanggal 13 Desember 2010 sampai dengan tanggal 16 Desember 2013.

Pembangunan Jembatan Siak IV dengan kondisi yang sudah ditinggalkan beberapa tahun tersebut telah dilakukan kajian, analisa dan review terhadap kondisi aktual jembatan agar kelanjutan pelaksanaan pembangunan jembatan sesuai dengan kaidah peraturan yang disyaratkan dan kekuatan yang menjadi syarat utama layaknya jembatan untuk dapat dilalui kendaraan.

Pelaksanaan fisiknya telah dimulai sejak tahun 2009 oleh PT Istaka Karya meliputi struktur bangunan bawah dari sisi Rumbai, pekerjaan ini dibiayai APBD. Tahun 2010, dilanjutkan oleh PT Palas Bukit Tangguh yang masih mengerjakan struktur bangunan bawah (sisi Rumbai), pekerjaan ini dibiayai APBD. Lalu, di tahun yang sama dilanjutkan PT Bina Riau Sejahtera menggunakan APBD-P untuk mengerjakan struktur bangunan bawah (sisi Rumbai) dan pengaman tebing (Sheet Pile).

Kemudian, tahun 2010-2013 (multiyears) dikerjakan oleh PT PP Waskita Hutama (KSO) menggunakan APBD, sesuai Perda Nomor 7 Tahun 2010. Pada tahun itu dikerjakan seluruh pekerjaan sisi Jalan Jenderal Sudirman, pekerjaan pylon sampai dengan stage 6 hilir, stage 8 hulu, pekerjaan timbunan jalan akses, pekerjaan aproach span sisi Rumbai.

Selanjutnya, tahun 2017-2018 dilanjutkan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) menggunakan APBD sesuai MoU antara Pemprov Riau dengan DPRD Riau Nomor 32/KPTS/PIMP/DPRD/2016, Nomor 021/NK/XI/2016. Pada tahun ini, dikerjakan pylon stage 7 sampai dengan 17 bagian hilir, stage 9 sampai dengan 17 bagian hulu, pekerjaan aproach span sisi Rumbai (P6-Pylon), pekerjaan masin span, bangunan pelengkap jembatan.



Di tahun anggaran 2017-2018, pembangunan dengan tanggal kontrak 9 Agustus 2017 ini, memiliki nilai kontrak sebesar Rp107.502.791.773,45 yang sumber dananya dari APBD Riau tahun 2017 dan 2018.

Ada pun data teknis Jembatan Siak IV Pekanbaru, yakni memiliki panjang jembatan 800 meter dengan bentang utama 155 m, bentang pendekat 7 x 45 meter dari arah Rumbai, bentang pendekat 5 x 45 meter dari arah Sudirman dan oprit 35 meter dari arah Rumbai. Lebar jembatan 20,50 meter dan jenis konstruksi cable stayed single pylon H = 75 meter.

Kemudian, panjang bentang 155 meter, kofigurasi kabel radial dengan life end pada bagian pylon, jenis kabel 1 strand 7 wire 0,6″ HDPE, jumlah kabel MS dan BS 14 (ka/ki) dengan jarak antar kabel 10 meter.

Konstruksi pylon beton dengan multistrand posttension BAR diameter 40 mm. Pemprov Riau melalui Dinas PUPR melanjutkan kembali pembangunan Jembatan Siak IV tersebut sampai dapat digunakan oleh masyarakat sebagai salah satu akses menuju dan dari pusat kota ke daerah seberang yang terpisah oleh aliran Sungai Siak.
(adv/adv)
Komentar Anda

Terkini: