UMAT ISLAM BESITANG MINTA EDY GUBERNUR SUMUT TUTUP PRAKTIK PROSTITUSI

/ Sabtu, 06 Oktober 2018 / 05.03 WIB
jeffri Wanda S.I.P dengan semangat yang berapi api berorasi, menyampaikan parmintaan agar praktik Prostitusi, brantas Judi dan Narkoba di bumi Besitang
SUARAaktual.co | Besitang Ratusan umat islam terdiri dari berbagai ormas islam dan OKP yang tergabung dalam forum silaturahmi umat islam se kecamatan Besitang melakukan aksi damai tolak PROSTITUSI, peredaran narkoba dan perjudian serta segala bentuk kemaksiatan di Besitang, kamis 4 oktober 2018.

Masa yang didominasi oleh kaum emak-emak dan tokoh masyarakat serta ulama ini berkumpul di pelataran masjid raya Besitang, untuk memulai kegiatan aksi damai dalam kesempatan tersebut ketua Forum silaturahmi umat islam bapak Aeri dan didampingi oleh ketua MUI, ketua DMI, ketua Fkppi dan ormas lainnya menyerah petisi atau himbauan hasil dari musyawarah anggota forum silaturahmi umat islam Besitang kepada kapolsek, camat dan koramil kecamatan Besitang. 

Rastusan masa bergerak menuju tempat-tempat yang di yakin menyediakan miras dan wanita pekerja seks komersial. Dengan menggunakan mobil bak terbuka di sertai kendaraan roda dua sambil melakukan orasi-orasi dalam rangka memberi semangat dan mengajak masyarakat yang melintas untuk ikut dalam rombongan aksi damai. 

Sampai pada lokasi masa yang di wakili oleh pemuka Agama dan tokoh masyarakat menempel surat himbauan dan menyerahkan secara langsung kepada pengelola tempat hiburan malam untuk segera menghentikan praktik maksiat. Tampak hadir mendampingi camat Ibnu Hajar dan kapolsek Besitang. 
Lokasi yang di perkiraan mencapai 14 titik yang terdiri dari bukit tangga, bukit selamat dan Halaban masing-masing titik tempat hiburan malam, masa aksi di dampingi kepala dusun atau kepala lingkungan setempat. Lokasi yang paling berdampak dari kegiatan PROSTITUSI dan perjudian di desa bukit selamat, hampir di sepanjang jalan medan Banda-Aceh ini berdiri warung remang-remang dan hotel yang sangat megah biasa masyarakat menyebutnya hotel AKR. tempat-tempat tersebut disinyalir menyediakan wanita pekerja seks komersial. 

Pada kesempatan yang sama masa melakukan orasi di depan hotel dan warung remang-remang tersebut meminta agar pengelolaan segera menghentikan praktik praktik kemaksiatan kalau tidak mau tempat ini mendapat musibah dan murka allah swt. 

jeffri Wanda S.I.P yang di tunjuk sebagai orator aksi mewakili masyarakat peserta aksi menyampaikan dan meminta agar semua pihak yang berwenang segera bertindak jangan sampai masyarakat bertindak masing masing  yang menimbulkan kerusakan dan diluar kendali kita. Dalam kesempatan yang sama jeffri juga meminta kepada gubernur edy yang merupakan orang Besitang juga untuk segera menutup tempat-tempat PROSTITUSI tersebut, yang jelas- jelas tidak memiliki izin dan parahnya mereka pengusaha dan panjaja bukan dari warga Besitang. 

Sebelum membubarkan diri masa aksi memberikan waktu selama 7 hari kepada pihak pengelola dan pemerintah untuk menutup dan menghentikan segala bentuk kemaksiatan seperti perjudian, praktik PROSTITUSI serta peredaran narkoba. Kalau tidak maka masa berjanji akan melakukan aksi yang lebih besar lagi, Bersatu membangun Martabat. (DTT/002)
Komentar Anda

Terkini: