Tolak Pembangunan Sutet, Ratusan Karyawan ATC dan Masyarakat Sambangi Kantor Bupati Madina

/ Rabu, 25 Juli 2018 / 16.20 WIB

_Aksi penyampaian aspirasi PT.ATC dan Masyarakat di Kantor Bupati Madina_

Madina, SUARAaktual.co -Ratusan Karyawan Anugrah Tetap Cemerlang (ATC ) menyambangi kantor Bupati Mandailing Natal (Madina) dalam rangka menolak pembangunan Jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi ( Sutet ) di sekitar perumahan Cemara Madina yang bertempat di Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (25/7).

Sesuai amatan SUARAaktual.co Ratusan karyawan ATC berangkat dari Kantor Cabang ATC kota Padangsidimpuan jalan Sudirman Pukul 08.15 WIB yang menempuh jarak 70 km menuju Kantor Bupati Madina dengan mengendarai  7 unit mobil yang ditambah sepeda motor.

Tepatnya Pukul 10.30 WIB rombongan karyawan ATC dan Masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya sampai di perkantoran Bupati Madina, dalam orasinya yang disampaikan Sultoni Siregar menyuarakan karyawan ATC dan Masyarakat menolak keras pembangunan Tower T.215 sampai dengan T.225.

" Kami berdiri disini selaku karyawan ATC dan Masyarakat menolak keras akan pembangunan Sutet yang bertegangan ekstra tinggi disekitar Perumahan Cemara Madina, karena Sutet ini akan menghancurkan investasi dan generasi kami akibat dampak negative yang ditimbulkan oleh Sutet," tegas Sulton.

Lanjutnya, atas inspirasi kami menolak keras pembangunan Sutet di tempat kami Perumahan Cemara Madina supaya Bapak Bupati menemui kami untuk menerima aspirasi kami ini, karena bapak kami pilih untuk dapat memihak kepada masyarakat dan bukan kepada golongan tertentu, ungkap Sultoni.

Adapun pernyataan sikap dari manejemen, karyawan dan Masyarakat yakni, 
Pertama Pihak perusahaan PT. Anugrah Tetap Cemerlang ( ATC ) menolak pembangunan SUTET.

2 Perusahaan PT. ATC dan Masyarakat sangat memohon kepada Bapak Bupati Madina untuk dapat menggunakan kewenangannya sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku dengan adanya pembangunan SUTET yang menimbulkan banyak dampak negative baik itu kepada masyarakat begitu juga dengan tanaman yang ada disekitar. 

3 Perusahaan PT. ATC memohon kepada Bupati Madina untuk dapat mengabulkan surat kami No.050/AG-ATC/SP/PCM/IV/2018 tertanggal 19 April 2018, perihal penolakan pemasangan tower.

4. Perusahaan PT. ATC memohon kepada Bapak Bupati Madina agar Camat Panyabungan ( Bapak Sejarah Hakim S.Sos ) untuk dapat mengkaji kembali surat yang bernomor 470/258/PYB/2018 perihal dukungan warga perumahan Cemara Madina desa sipapaga Kecamatan Panyabungan tentang pendirian tower T.215 yang diajukan kepada PT. ATC yang pada dasarnya menyebutkan bahwa pembangunan tower T.215 tidak membawa dampak negative.

5. Perusahaan PT. ATC dan Masyarakat memohon kepada Bapak Bupati Madina agar membatalkan pembangunan tower T.215 sampai dengan T.225 atau mengesernya menjauh dari lokasi Perumahan Cemara Madina, karena disekitar lokasi tower 215 sudah ada rencana peruntukan tanah. Kami berpendapat bahwa Bapak Bupati telah diberikan kewenangan oleh peraturan perundang undangan tentang peruntukan tanah.

6.Perusahaan PT. ATC dengan adanya permasalahan pembangunan tower Sutet di sekitar Perumahan Cemara Madina kami memohon kepada Bapak Bupati Madina untuk dapat menyelesaikannya secara komprehensif dengan melihat segala aspek kepentingan atau berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku di Indonesia dengan kata lain tidak hanya menyahuti kepentingan sepihak dan memilih peraturan perundang undangan yang berkaitan dengan kelistrikan.

7. Perusahaan PT. ATC menyatakan keberatan atas penempatan matrial Sutet dilokasi PT. ATC.

8. Apabila pernyataan sikap atau tuntutan sikap kami dalam tenggang waktu 3 kali 24 jam terhitung sejak aksi demontrasi ini dilaksanakan tidak mendapat tanggapan atau respon dari Bapak Bupati Madina, Kami akan melakukan aksi demonstrasi kembali dengan jumlah yang lebih besar.

Aksi penyampaian aspirasi penolakan pembangunan Sutet yang dilakukan oleh pihak manejemen, karyawan dan masyarakat Bupati Madina yang diwakili Sekdakab Madina Muhammad Syafei Lubis menerima langsung aspirasi pihak menejemen, karyawan dan masyarakat yang berjanji akan menyikapi akan delapan pernyataan sikap menejemen, karyawan PT. ATC dan masyarakat tentang pembangunan Tower Sutet.

"Kita dari pemerintah Mandailing Natal akan sesegera mungkin menyikapi akan tuntutan dari pihak menejemen PT. ATC dan berjanji untuk secepat mungkin memanggil Camat Panyabungan perihal Surat dukungan masyarakat pembangun tower Sutet tidak membawa dampak negatif. 

Sekda juga mendambakan, Kita juga sangat menghormati atas aspirasi yang ditujukan kepada kita yang bertujuan untuk membangun, dan untuk itu kita juga berharap supaya kita mendapati dukungannya untuk memajukan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal ini, ucap Sekda.

Tidak hanya sampai Kantor Bupati Madina, Pihak menejemen PT. ATC dan Masyarakat juga menyambangi Kantor PLN Rayon Panyabungan yang bertempat jalan Bukit Barisan No.25. Oleh Kepala Rayon PLN Panyabungan Rijal mempersilahkan yang mewakili PT.ATC dan Masyarakat masuk kedalam ruang kerjanya untuk duduk bersama atas aspirasi yang akan disampaikan oleh PT. ATC dan masyarakat.

Akan tuntutan pihak PT. ATC kepada PLN selaku kepala Rayon PLN Panyabungan Rijal berjanji akan menyampaikan permasalahan ini kepada pimpinannya, karena pimpinan yang lebih berwenang untuk menyikapi atas permasalahan ini,"katanya.

Pantauan, dilokasi penyampaian aspirasi PT.ATC dan Masyarakat  mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian Resort Madina dan Satpol PP Pemkab Madina. 

(TIM)

Komentar Anda

Terkini: