Razia Pekat, Satpol PP Pelalawan Berhasil Amankan 5 Wanita Penghibur

/ Senin, 23 Juli 2018 / 20.39 WIB

SUARAaktual.co | PELALAWAN - Satpol PP Pelalawan berhasil mengamankan 5  Orang wanita yang diduga sebagai pekerja di warung remang-remang, 2 jerigen tuak dan peralatan musik berupa pengeras suara microphone, ampli,  stabilizer, DVD dan speaker aktif, di Desa Segatu, Kecamatan Langgam, minggu (22/7/2018).

Operasi penertiban warung remang-remang ini berawal dari laporan warga Desa Segati yang merasa resah terhadap keberadaan warung remang-remang yang semakin menjamur di daerah tersebut, bahkan sudah beberapa kali terjadi keributan antara warga dengan pemilik warung,

Dengan kerjasama inteligen Satpol PP yang memantau terlebih dahulu lokasi untuk kemudian dilakukan operasi penertiban pada pukul 23.00 WIB di tiga titik lokasi berbeda yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP dan Damkar Kabupeten Pelalawan, H. Abu Bakar FE, S.Sos, M.Ap beserta jajaran dan beberapa anggota Kepolisian yang bertugas di lingkungan tersebut.

Kasatpol PP Pelalawan, H. Abu Bakar FE, S.Sos, M.Ap melalui Kasi Penertiban, Sofyan, SH, MH menjelaskan bahwa operasi penertiban warung remang tersebut sudah yang kesekian kalinya, dimana sebelumnya sudah beberapa kali dilakukan operasi penertiban tetapi warungnya beroperasi kembali.

"Operasi pekat yang kita lakukan disegati malam ini alhamdulillah berjalan dengan lancar tanpa ada perlawanan, padahal sebelumnya sudah beberapa kali ditertibkan namun ternyata mereka buka kembali dan beberapa kali pula operasi di Segati itu gagal alias zonk," ujar Sofyan, senin (23/7/2018) pagi.

"Untuk sementara 5 wanita tersebut kita amankan dulu di mako satpol pp & damkar beserta barang bukti dan rencananya besok diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut, Sedangkan sipemilik besok kita panggil untuk diminta keterangannya lebih lanjut dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," tambah Sofyan.

Kita berharap dengan operasi penertiban ini kiranya ada efek jera dan mereka tidak bekerja lagi diwarung remang-remang yang kerab kali meresahkan warga dengan sajian miras dan juga dentuman musik keras, sehingga ketertiban umum serta ketentraman masyarakat dapat terjaga." Pungkasnya.

Ruzman
Komentar Anda

Terkini: