Agar Tidak Buta hukum, Bagian Hukum dan Ham Sekda Banyuasin Adakan Penyuluhan Hukum Terpadu

/ Senin, 23 Juli 2018 / 22.08 WIB
SUARAaktual.co | Betung Banyuasin, Sumsel - 
Mengawali kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu Kabupaten Banyuasin 2018 yang diadakan di Kecamatan Betung,oleh bagian Hukum dan Ham Sekda Kab Banyuasin bekerjasama dengan Kemenag,Dinkes,Bpjs dan Tipikor Polres Banyuasin,bertempat di Pendopo/Aula Kecamatan Betung, pada tanggal 22 Juli 2018

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Camat Betung ARIFIN NASUTION S.Sos beserta staf kecamatan,tamu undangan sekitar 100 orang yang terdiri dari Kades/Lurah,Ketua BPD,LPM,Sekdes,Karang Taruna,Ketua PKK dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya Camat ARIFIN NASUTION S.Sos mengatakan, penyuluhan hukum merupakan salah satu kegiatan penyebarluasan informasi dan pemahaman terhadap norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penyuluhan Hukum sangat diperlukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat,Kades,Perangkat Desa serta aparatur, dibidang hukum.

Dengan cepatnya perkembangan sosial politik ekonomi dan teknologi saat ini, sangat penting untuk membangun kesadaran hukum masyarakat, agar memahami hukum yang berlaku.
[cut]

Selain itu juga Camat ARIFIN NASUTION S.Sos juga berharap agar para peserta dapat mengikuti dan menyimak seluruh materi kegiatan ini agar dapat bermanfaat. Selain itu, agar dapat mensosialisasikan kepada masyarakat sehingga dapat mendukung hukum masyarakat dalam bentuk tertib, taat dan patuh terhadap norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam Kegiata Penyuluhan Hukum Terpadu Kabupaten Banyuasin 2018 kali ini menghadirkan 4 Narasumber Yaitu:
1.Iptu H.Husein Ahmad SH Kanit Tipikor Polres Banyuasin
2.Drs.H.Iskandar Mahyudin M.Si Kemenag Banyuasin
3.Suparsih Dinkes Banyuasin
4.Prihatin Nova Kepala Bpjs Banyuasin

Iptu H.Husein SH  menegaskan bila penyuluhan  ini sangat penting, agar masyarakat tidak buta hukum, melainkan semakin paham tentang hak dan kewajibannya hidup di negara hukum.
"Kegiatan seperti ini diharapkan sebagai upaya pencegahan sehingga tidak akan terjadi pelanggaran-pelanggaran hukum di masyarakat,kususnya tindak pidana korupsi (Tipikor).

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah diharapkan masyarakat mengerti dan memahami segala permasalahan yang berkaitan dengan tema yang disampaikan, untuk itu kegiatan ini disertai dengan metode tanya jawab antara narasumber dan para peserta, agar tercipta budaya hukum menuju bangsa yang cerdas dan taat hukum.(Ahmad)
Komentar Anda

Terkini: