Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Disdik Tegur Kepsek SMAN 15 Pekanbaru Terkait Pungutan Rp5,5 Juta, Hentikan.!!
Kamis, 11 Juli 2019 - 23:59:31 WIB
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Rudiyanto (ist)
TERKAIT:
 
  • Disdik Tegur Kepsek SMAN 15 Pekanbaru Terkait Pungutan Rp5,5 Juta, Hentikan.!!
  •  

    SUARAAktual.CO | Pekanbaru -Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Rudiyanto, mengaku telah menerima kabar tentang pungutan Rp5,5 Juta untuk biaya pembangunan SMAN 15 Kota Pekanbaru.

    Ditegaskan Rudiyanto, apa yang telah dilakukan oleh pihak SMAN 15 atau Komite sekolah itu tidak dibenarkan " Tidak dibenarkan memungut biaya apapun selama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), apa lagi biaya bangunan baru," ucap Rudyanto saat dihubung wartawan.

    Bahkan ditegaskaskan oleh Rudiyanto, pihak dinas tidak pernah menerima kehadiran lokal. Apa yang dilakukan pihak SMAN 15 sudah ditolak " Saya tegaskan, ini bertentangan dengan aturan, tidak boleh menambah lokal," ucap Rudiyanto lagi.

    Terkait membludaknya siswa, kata Rudiyanto, pihak sekolah cukup menerima sesuai dengan kuota sekolah itu sendiri " Ya seberapa siswa yang diterima, segitu jugalah yang diaktifkan," tegasnya.

    Diakui Rudiyanto, memang saat ini banyak masyarakat yang ingin mendapatkan atau memasukan anak-anak mereka ke sekolah Negeri " Kita sudah tegaskan ke pihak sekolah, agar mengaktifkan sesuai dengan kuota yang ada," tuturnya.

    Terkait dengan pungutan untuk pembangunan SMAN 15 Kota Pekanbaru, Rudiyanto mengakui sudah kordinasi dengan pihak Kepala Sekolah agar dihentikan dan tidak dilanjutkan.

    " Kita sudah sampaikan bahwa apa yang mereka lakukan tidak dibenarkan. Kita juga tidak mau proses belajar mengajar akan terganggu dengan hal ini," ujarnya lagi.

    Dikatakan Rudiyanto lebih jauh, apa bila ada orangtua yang telah membayar agar anaknya diterima. Dan bagi yang tidak diterima di SMAN 15 agar mencari sekolah lain.

    Dikatakan Rudi lagi, aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah dilaksanakan pada tahun 2019 terkait PPDB, sebagai solusinya, Permendikbud untuk PPDB akan dievaluasi, salah satunya dengan menambah sekolah negeri dan lokal.


    " Kita akui juga Tahun 2019 ini kuota penerimaan siswa SMA negeri melebihi. Kalau kita mau menambah lokal bisa pas pada tahun depan," terang dia, dikutip dari laman riaumandiri.

    Jelasnya, pembangunan sekolah baru harus memenuhi syarat diantaranya terpenuhi muridnya, ada lahannya minimal 1,5 hakter " Tidak sembarangan kita menambah lokal dan membuat sekolah baru," katanya.** Red

    Editor : Toni Chaniago




     
    Berita Lainnya :
  • Disdik Tegur Kepsek SMAN 15 Pekanbaru Terkait Pungutan Rp5,5 Juta, Hentikan.!!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved