Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Mari Buka Pintu Rezeki dengan Takwa, karena Allah Suka Orang yang Takwa
Selasa, 05 November 2019 - 06:22:00 WIB
Foto ilustrasi internet
TERKAIT:
 
  • Mari Buka Pintu Rezeki dengan Takwa, karena Allah Suka Orang yang Takwa
  •  

    SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Kenapa bertakwa akan membukakan pinrtu rezeki? Karena Allah suka manusia yang bertakwa dan mereka  memiliki keutamaan di sisi Allah SWT. Ketika seseorang bertakwa, dia akan mendapatkan rahmat Allah dua bagian. Pertama, cahaya penerang saat berjalan mengarungi kehidupan. Kedua, ampunan dari Allah SWT.

    Orang bertakwa senantiasa akan takut kepada Allah SWT. Dia segera ingat kepada Allah ketika dibayangi pikiran jahat akibat bisikan setan. Sesaat di goda, seketika itu dia melihat ke salahan-kesalahannya. Padahal, manusia kafir dan fasik selalu membantu setan dalam menyesatkan mereka tanpa henti. Ajaibnya, manusia ini tetap teguh.

    Dia akan mengikuti kebenaran yang datang dari Tuhan. Berkat kegigihannya ini, dia pun mendapatkan hikmah dan pengetahuan. Tidak hanya kebijaksanaan, orang bertakwa pun mendapat rezeki di dunia dan di akhirat. Rezekinya datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Allah akan menghapus kesalahan me reka dan memperbaiki keadaan mereka.

    "Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangkasangkanya." (QS ath-Thalaq: 2- 3).

    Terkadang, kita memang melihat orang bertakwa tidak diberi kan materi. Dia tampak miskin di pelupuk mata. Sebaliknya, orang yang tidak bertakwa mendapatkan rezeki berlimpah. Setiap makhluk mendapatkan rezeki. Ayat tentang keutamaan orang-orang bertakwa tidak berarti jika orang tidak bertakwa tak diberi rezeki.

    "Dan, tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya." (QS Hud:6).

    Rezeki yang didapatkan orang kafir terkadang memiliki sifat haram dan ada pula yang halal. Mereka tidak diberi rezeki kecuali dengan bersusah payah. Berbeda dengan orang bertakwa.

    Dia dikaruniai rezeki dari Allah dari arah yang tidak di sangka-sangka. Rezeki mereka tidak didapatkan dari sebab-sebab haram dan jelek. Orang ber takwa pun tidak akan dihalangi oleh Allah untuk mendapatkan rezeki yang mereka butuhkan. Hanya, ia dijaga dari kemegahan dunia sebagai bentuk kasih sayang Allah kepadanya dan demi kebaikannya. Boleh jadi, rezeki yang melimpah justru mendatangkan mudharat bagi penerimanya.

    Sebaliknya, rezeki secukupnya adalah rahmat baginya. "Maka, adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku." Namun, apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, "Tuhanku telah menghinaku." (QS al-Fajr: 15-16).

    Tidak semua yang dilapangkan rezekinya berarti dimuliakan. Tidak semua yang disempitkan rezekinya berarti dihinakan. Tidak semua yang disempitkan rezekinya berarti dihinakan. Terkadang, kelapanan rezeki bisa berarti istidraj (dibiarkan bersenang-senang di dunia).

    Sebaliknya, orang yang disempitkan rezeki dimaksudkan untuk menjaga dan membentenginya. Makna lainnya adalah sempitnya rezeki bagi seorang hamba boleh jadi disebabkan dosa dan kesalahannya. Allah SWT telah berpesan jika kebaikan itu dapat menghapus keburukan.

    Pada tingkat yang lebih tinggi, memohon ampunan bahkan menjadi sebab datangnya rezeki dan nikmat. "Dan, sekiranya mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), niscaya Kami akan mencurahkan kepada me reka air yang cukup. Dengan (ca ra) itu Kami hendak menguji mereka. (QS al-Jin: 16-17).

    Di dalam hadis, Nabi SAW bersabda, "Barang siapa yang memperbanyak istighfar, Allah jadikan baginya kemudahan dari setiap kesulitan dan menjadikan jalan keluar dari setiap kesempitan. Dan, Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka nya." (HR Abu Daud dan Ibnu Majah).

    Takwa pun menjadi pelita hidup di mana kita bisa membedakan mana yang benar dan buruk. "Jika kamu bertakwa kepa da Allah, niscaya Dia akan memberikan furqan (kemampuan membedakan antara yang hak dan batil) kepadamu." (QS al- Anfal: 29).***/zie/ROL



     
    Berita Lainnya :
  • Mari Buka Pintu Rezeki dengan Takwa, karena Allah Suka Orang yang Takwa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved