Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
   
 
Bahan Makanan dan Transportasi Picu Inflasi di Riau
Senin, 10 Juni 2019 - 21:21:25 WIB
TERKAIT:
 
  • Bahan Makanan dan Transportasi Picu Inflasi di Riau
  •  

    SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Kendati persentase inflasi di Riau sama dengan nasional, namun penyebabnya berbeda. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, angka inflasi di Riau Mei 2019, sebesar 0,68 persen. Sedangkan Indeks Harga Konsumen (IHK) 137,95.

    Kepala BPS Riau, Ir Aden Gultom MM mengungkapkan, tingginya angka inflasi di Riau dipicu oleh bahan makanan dan angkutan. Seperti cabe merah, kentang, bawang putih, pepaya, angkutan udara dan angkutan angkutan antar kota.

    "Inflasi Riau Mei 2019 sebesar 0,68 persen. Ini terjadi karena adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang cukup signifikan pada
    kelompok bahan makanan. Dimana kelompok bahan makanan ini mengalami inflasi sebesar 2,13 persen," ujarnya kepada wartawan, Senin (10/06/19).

    Selain bahan makanan dan transportasi, inflasi juga dipicu oleh komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,64 persen, sandang 0,45 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,16 persen perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,02 persen.

    Kendati Riau terus mengalami inflasi, namun Aden Gultom optimis tahun 2019 ini angka inflasi berada dibawah 3 persen. Ia mengatakan, Mei 2019 ini semua kota/kabupaten di Riau.

    Hanya saja tiga daerah di Riau yang angka inflasinya tinggi diantaranya, Pekanbaru sebesar 0,56 persen, Dumai sebesar 1,05 persen dan Tembilahan sebesar 1,29 persen.

    Sementara deflasi Mei 2019 ini diantaranya, pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar -0,06 persen dan kesehatan sebesar -0,02 persen.

    "Untuk komoditas yang memberi andil deflasi antara lain daging sapi, bawang merah, ikan tongkol, beras, tomat sayur, tomat buah, televisi berwarna," ujarnya.

    Dari 23 kota di Sumatera yang menghitung IHK, semua kota tersebut mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 1,78 persen.

    Lalu diikuti oleh Kota Bungo sebesar 1,60 persen dan Kota Banda Aceh sebesar 1,48 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 0,21 persen.**/ril



     
    Berita Lainnya :
  • Bahan Makanan dan Transportasi Picu Inflasi di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved