Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Guru Ajak Threesome Siswi, DPR RI : Mengrekrut Guru Haruslah Yang Memiliki Komitmen Mengajar
Jumat, 08 November 2019 - 08:50:32 WIB
Pelaku Bu Guru Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29) kasus mengajak siswinya melakukan threesome atau seks tiga orang saat diamankan pihak kepolisian Polda Bali. (Ist)
TERKAIT:
 
  • Guru Ajak Threesome Siswi, DPR RI : Mengrekrut Guru Haruslah Yang Memiliki Komitmen Mengajar
  •  

    Suaraaktual.CO | Bali - Masyarakat Indonesia khusus Bali digemparkan kasus Bu Guru Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29) mengajak siswinya melakukan threesome atau seks tiga orang untuk memuaskan hasrat sang kekasih, AA Putu Wartayasa (36).

    Menerima informasi itu, dikutip dari laman detiknewscom, Komisi Pendidikan DPR kaget dan meminta Mendikbud Nadiem Makarim mengkaji rekrutmen guru selama ini.

    "Pastinya itu satu temuan yang sangat syok ya saya juga dengarnya, kita merasa terpukul juga seorang pendidik bisa juga kan menjadi contoh yang atau bahkan memengaruhi anak didik melakukan hal di luar panutan moral pada umumnya," terang Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian saat dihubungi, Kamis (7/11/2019) malam.

    Hetifah meminta kasus ini untuk direnungkan bersama-sama. Menurutnya, orang-orang yang hendak direkrut sebagai guru haruslah memiliki komitmen untuk benar-benar mengajar, bukan hanya sekadar untuk gengsi.

    "Bagaimana kita bisa merekrut guru-guru ke depan itu, ini juga salah satu catatan Nadiem kemarin, bahwa guru itu harus orang-orang yang memang memiliki kayak panggilan hati itu memang jadi pendidik karena itu tugas paling sulit," ucap Hetifah.

    "Dia (Nadiem) bilang jadi menteri lebih gampang dari pada jadi guru. Tapi kita tuh kan sekarang, mungkin banyak guru-guru itu yang menjadi guru dengan motif yang berbeda. Misalnya dia mencari pekerjaan atau gengsi, atau bisa jadi karena nggak ada pilihan lain," sebut Hetifah.

    Hetifah ingin guru-guru yang direkrut mengedepankan marwah sebagai tenaga pendidik. Hetifah menegaskan perekrutan guru, terutama honorer, harus dievaluasi.

    "(Perekrutan guru harus diperhatikan) dari awalnya. Dia bicara seperti itu jadi ke depannya karena kita juga memahami misalnya pengangkatan guru honorer itu kadang-kadang pertimbangannya itu politik, pertimbangannya apa. Jadi kadang-kadang kurang selektif, kurang menyelami, terutama motivasi," terang dia.

    Dalam pengakuannya, Bu Guru Novi mengaku sempat cekcok sebelum menyanggupi permintaan kekasihnya itu. Novi dan Putu sudah berpacaran selama 1,5 tahun. Keduanya mengaku terobsesi video porno untuk melakukan adegan seks threesome.

    "Kalau dari pacar memang dia yang menginginkan, karena dia ingin mencoba hal baru. Padahal sebelumnya kami pernah cekcok masalah video itu," jelas Novi kepada wartawan usai jumpa pers di Mapolres Buleleng, Jl Pramuka, Singaraja, Buleleng, Kamis (7/11/2019).

    Akibat perbuatannya, Novi dan pacarnya dijerat dengan Pasal 81 (1) jo Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Sedangkan Putu disangka telah melakukan tindak pidana persetubuhan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 81 ayat (1) dan (2) UU Nomor 35 Tahun 2014.***

    Redaktur : Toni Chaniago



     
    Berita Lainnya :
  • Guru Ajak Threesome Siswi, DPR RI : Mengrekrut Guru Haruslah Yang Memiliki Komitmen Mengajar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved