Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Kantor LKBN Antara Papua Dirusak Pendemo, Ketua PWI Prihatin
Jumat, 30 Agustus 2019 - 12:43:20 WIB
Kantor LKBN Antara Papua
TERKAIT:
 
  • Kantor LKBN Antara Papua Dirusak Pendemo, Ketua PWI Prihatin
  •  

    SUARAAKTUAL.CO | JAYAPURA - Kantor LKBN Antara Biro Papua dirusak pendemo yang anarkis pada Kamis (29/8/2019). Pada kaca kantor yang dipecah pendemo juga dicoret dengan tulisan 'black boy'.

    Kantor LKBN Antara Biro Provinsi Papua itu merupakan milik Pemerintah Provinsi Papua. Di sebelah kiri Kantor LKBN Antara Biro Provinsi Papua terdapat Kantor Komnas HAM.

    Selain kantor Antara juga terjadi perusakan dan pembakaran sejumlah gedung lain di Jayapura, termasuk Gedung Majelis Rakyat Papua.

    Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atel S Depari prihatin dengan kejadian ini dan mendesak aparat penegak hukum menindak tegas mereka yang bertindak anarkis.

    "Keberadaan Antara sebagai kantor berita resmi negara semestinya dilindungi," kata Atal saat di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

    Atal menegaskan bahwa perusakan terhadap kantor institusi pers tersebut merupakan ancaman nyata terhadap pers dan merupakan tindakan yang berimplikasi pada hukum.

    "Untuk itu aparat penegak hukum harus lebih tegas lagi bertindak, tidak bisa persuasif," katanya.

    Atal menyatakan telah mendapat informasi dari Jayapura bahwa insan pers di sana sudah tidak merasa nyaman dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, masyarakat juga banyak yang terganggu aktivitasnya.

    "Bahkan ada wartawan yang bilang ke saya, abang tolong dibantu evakuasi. Ini semua memprihatinkan," katanya, dilansir dari Antara.

    Menuirut Atal bahwa perusakan terhadap sejumlah bangunan dalam aksi unjuk rasa itu bukan sekadar luapan emosi sesaat. "Ini sistemik, ada yang menggerakkan. Untuk itu aparat harus bertindak tegas dan cepat memulihkan keamanan," ujarnya.

    Ketua Umum PWI Pusat menegaskan bahwa permasalahan di Papua merupakan urusan dalam negeri Republik Indonesia dan bagaimanapun Papua merupakan bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Atal mengatakan belum menerima laporan resmi dari pengurus PWI Cabang Papua karena masih mengalami gangguan sambungan komunikasi. Ia berharap kondisi di Jayapur cepat pulih dan situasi yang kondusif di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat.***



     
    Berita Lainnya :
  • Kantor LKBN Antara Papua Dirusak Pendemo, Ketua PWI Prihatin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved