Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Perkara Postingan 'Bau Ikan Asin' Polda Metro Jaya Jerat Ketiga Tersangka dengan UU ITE
Kamis, 11 Juli 2019 - 09:54:14 WIB
Polisi menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus video 'bau ikan asin'. Ketiganya adalah Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua (ist)
TERKAIT:
 
  • Perkara Postingan 'Bau Ikan Asin' Polda Metro Jaya Jerat Ketiga Tersangka dengan UU ITE
  •  

    SUARAAktual.CO | Jakarta- Polisi menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus video 'bau ikan asin'. Ketiganya adalah Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua.

    "Ya sudah (ketiganya sudah ditetapkan tersangka)," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (11/7). Dan dikutip suaraaktual.co  dari laman CNNIndoneaia.com pada Kamis pagi.

    Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan mengatakan penetapan tersangka itu dilakukan setelah proses pemeriksaan terhadap ketiganya.

    Dalam proses pemeriksaan itu, kata Iwan, penyidik menemukan ada unsur pidana dalam kasus tersebut. "Setelah diperiksa ya terpenuhi unsur pidananya," terang Iwan.

    Ucap Iwan, saat ini Rey dan Pablo masih memjalani proses pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Surat penangkapan diketahui telah diberikan oleh penyidik terhadap keduanya.

    "Masih dalam tahap pemeriksaan, penangkapan di Polda Metro Jaya," kata dia lagi.

    Terkait dengan penangkapan Galih, dikatakan Iwan, bergantung pada keputusan penyidik apakah akan melakukan pemanggilan terlebih dulu atau akan langsung melakukan penangkapan.

    Sebelumnya, artis Fairuz A Rafiq melaporkan Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua dalam kasus pencemaran nama baik lewat unggahan di akun YouTube. Dalam unggahan video di YouTube itu, terdapat kalimat yang dinilai tidak pantas dan merugikan Fairuz.

    Laporan itu diterima dengan nomor laporan LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Pihak Fairuz melaporkan mereka dengan Pasal 27 ayat (1) junto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 ayat (1) UU RI nomer 11 tahun 2008 tentang ITE.

    Pada pemeriksaan Jumat (5/7) lalu, Galih Ginanjar telah menyampaikan motif terkait pernyataan 'bau ikan asin'. Kepada penyidik, Galih disebut mengaku sengaja ingin mempermalukan Fairuz dengan kata-kata "bau ikan asin" yang diucapkannya.

    "Kemudian dari keterangan saudara Galih berkaitan dengan apa yang dia sampaikan, ya memang intinya yang bersangkutan mengakui dia mengatakan seperti itu (bau ikan asin). Dia motifnya ingin mempermalukan mantan istrinya. Intinya untuk mempermalukan,"  pungkas kabid humas.** Toni



     
    Berita Lainnya :
  • Perkara Postingan 'Bau Ikan Asin' Polda Metro Jaya Jerat Ketiga Tersangka dengan UU ITE
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved