Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Dua Perangkat Desa Bendo Tretek Pemalsu Tanda Tangan Kades Disidangkan
Selasa, 10 September 2019 - 18:26:03 WIB
TERKAIT:
 
  • Dua Perangkat Desa Bendo Tretek Pemalsu Tanda Tangan Kades Disidangkan
  •  

    SUARAAKTUAL.CO l SIDOARJO - Pengadilan Negeri Sidoarjo Menggelar Sidang Kasus Pemalsuan tanda tangan Kepala Desa Bendo Tretek Anang Darmawan S.E,Selasa (10/9/2019).

    Dalam Sidang yang di pimpin Ketua Majlis Mulyadi SH. dan Jaksa penuntut umum tunggal Marsandi, menghadirkan 3 saksi, Anang Darmawan selaku Kepala Desa, Hadi serta Parman. Sedangkan dua terdakwa atas nama Achwan Dan Sulaiman, perangkat Desa Bendo tretek, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.

    Menurut keterangan Kepala Desa Anang Darmawan, melalui kedua terdakwa yang pada waktu itu dia tegur dan kedua terdakwa tidak mengakuinya.

    "Saya juga sempat memberikan kesempatan untuk mengundurkan diri. Malah keduanya bersi keras tidak mengakui dan siap untuk di proses hukum. Pada tanggal 29 April 2019 lalu, untuk penggalangan dana sumbangan Ruwat Desa, dalam pembuatan proposal itu kedua terdakwa telah memalsukan tanda tangan" kata Kades.

    Masih kata Kades, dalam Proposal tersebut berisikan tentang Wayang kulit dan pengajian. Di situlah awal mula tercium adanya ketidak beresan kegiatan tersebut.

    "Dan waktu itu juga saya sebagai Kepala Desa Bendo Tretek didatangi oleh beberapa warga menanyakan akan hal itu. Kami tidak pernah menarik dana ke warga untuk kegiatan Ruwat Desa ini," terangnya.

    Ia menambahkan, saya hanya minta bantuan ke tiap-tiap RT berupa Snack dan makanan. Sedangkan untuk penarikan dana yang dilakukan kedua terdakwa ke beberapa warga Sekitar Rp 1.300.000 dan uangnya pun di pakai untuk kebutuhan sendiri.

    Keterangan Saksi kedua Parman pekerjaan sopir, pihaknya tahu dari warga yang adanya proposal sebagai penggalang dana ruwat desa.

    "Akhirnya saya mengkroscek ke Kepala Desa karena dalam isi proposal tidak adanya kegiatan ceramah agama. Padahal, pada kegiatan tersebut cuma ada wayang kulit. Dan saya tahunya udah ada di Polsek kasus ini," katanya.

    Sedangkan saksi 3 memberikan keterangan, pada tanggal 1 Mei 2019 dia tau dari Juari. Setelah itu pihaknya tanya ke Kepala Desa dan Kepala Desa menjawab tidak pernah membuat proposal untuk ruwat Desa yang di tujukan kepada Warga.

    Kepala Desa Bendo Tretek Anang Darmawan merasa kecewa, dirugikan dan merasa tidak ada keyakinan kepada warga. Sidang pun dilanjut pada hari Selasa tanggal 17 September 2019 mendatang.***Anwar



     
    Berita Lainnya :
  • Dua Perangkat Desa Bendo Tretek Pemalsu Tanda Tangan Kades Disidangkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved