Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Tahun depan Siak Tuan Rumah Festival Pusaka Nusantara ke VIII
Selasa, 18 Juni 2019 - 13:46:07 WIB

TERKAIT:
 
  • Tahun depan Siak Tuan Rumah Festival Pusaka Nusantara ke VIII
  •  

    SUARAaktual.co | Pekanbaru - Rangkaian iven Festival Pusaka
    Nusantara dan Rapat Kerja Nasional VII Jaringan Kota Pusaka Indonesia
    (JKPI) Tahun 2019 di Karangasem Bali dan HUT Kota Amlapura ke-379
    minggu, (16/06/2019) berlangsung semarak.

    Bupati Siak Alfedri
    selaku Dewan Presidium JKPI 2019 turut hadir pada acara ulang tahun kota
    pusaka itu. Usai acara saat ditemui Alfedri mengatakan kehadirannya
    dalam rangka memenuhi undangan Bupati Karangasem bersempena agenda
    pembukaan Festival Pusaka Nusantara Tahun 2019.



    Tahun
    depan kata pemimpin Negeri Istana itu Kabupaten Siak ditunjuk sebagai
    tuan rumah Festival Pusaka Nusantara dan Rakernas Jaringan Kota Pusaka
    Indonesia (JKPI) ke VIII. Selaku calon tuan rumah hajat yang sama,  ia
    berharap dari iven yang berlangsung di Bali tahun ini Kabupaten Siak
    bisa belajar banyak terkait pola pelaksanaan kegiatan berskala nasional
    itu.


    "Insya
    Allah, Siak siap sebagai tuan rumah pada iven Jaringan Kota Pusaka
    Indonesia (JKPI) ke VIII mendatang.  Untuk itu karena kita ingin hajat
    kita berlangsung meriah tentunya terlebih dahulu kita beriktikad
    memeriahkan hajat yang sama di negeri orang," kata Alfedri.

    Lanjutnya,
    pada iven budaya yang digelar tahunan ini, diikuti 64 kabupaten dan
    kota se-Nusantara anggota JKPI, termasuk Kabupaten Siak. Antusiasme
    kabupaten dan kota anggota JKPI itu kata Alfedri, dikarenakan selain
    sebagai ajang promosi pariwisata, juga dimaksudkan untuk melestarikan
    cagar budaya dan bangunan, serta benda pusaka yang bernilai sejarah
    tinggi.


    "Iven
    JKPI ini digelar setiap tahun, salah satu tujuannya untuk mempromosikan
    budaya dan pariwisata. Nah, Kabupaten Siak tahun depan akan menjadi
    tuan rumah yang tentu akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan
    matang, dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah,"
    terangnya.


    Sebagai
    contoh kata Alfedri, pematangan konsep destination branding Kabupaten
    Karangasem yaitu Karangasem The Spirit of Bali. Lewat motto itu Pemkab
    Karangasem menggambarkan upaya untuk menjaga seluruh aset sejarah
    budaya, terutama yang berelasi dengan mahakarya dari para pendahulu yang
    diwarisankan dalam berbagai bentuk. Diantaranya, aset pusaka Budaya
    Ragawi seperti, Puri Agung Karangasem,Puri Gede Karangasem.


    "Siak
    juga punya branding Siak The Truly Malay, dan memiliki iven yang
    berkelas baik nasional maupun international seperti Tour de Siak. Dengan
    wadah JKPI kita dapat melindungi seluruh aset yang kita punya khususnya
    yang berkorelasi dengan mahakarya dari para pendahulu yang diwariskan
    dalam berbagai bentuk," tutupnya.


    Festival
    Pusaka Nusantara tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan
    dan Kabudayaan RI Muhajer Efendi, dan dihadiri Wakil Gubernur Bali,
    serta perwakilan dari anggota JKPI se-Nusantara dan Bupati Karangasem I
    Gusti Ayu Mas Mantri.