Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
KPK Diminta Serius Tangani Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos Inhu
Rabu, 12 Juni 2019 - 08:51:09 WIB

TERKAIT:
 
  • KPK Diminta Serius Tangani Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos Inhu
  •  

    SUARAaktual.co | INHU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta serius tangani kasus dugaan korupsi dana hibah atau Bansos di Kabupaten Inhu, Riau, tahun anggaran 2014-2015, yang mengakibatkan kerugian uang negara mencapai ratusan miliar.

    "Lebih kurang sudah 4 tahun kasus dugaan korupsi dana Bansos di Inhu tidak ada kabarnya, Terakhir kali informasinya sudah ditangani oleh KPK , namun hingga kini belum ada kejelasan sudah sampai dimana KPK melakukan proses penanganan kasus dugaan korupsi dana Bansos di Inhu ini," kata Pratisi Hukum yang juga pengacara, Han Aulia Nasution SH MH melalui selulernya, Rabu (12/6/2019).

    Karena itu jata Han, atas nama masyarakat Inhu pihaknya meminta KPK serius menangani kasus dugaan korupsi dana Bansos Kabupaten Inhu yang telah dilaporkan oleh salah satu LSM yang ada di Inhu.

    Dugaan korupsi dana Bansos terdiri dari pemberian uang langsung kepada beberapa lembaga, organisasi, ormas dan lainnya yang tidak sesuai peraturan yang berlaku dan juga tidak
    berkedudukan di Kabupaten Inhu, sebagaimana yang dijelaskan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI. Nomor LAP-227/PWO/3/2015 tertanggal 23 Juni 2015.

    Menurut Han, dalam laporan BPKP RI terdapat beberapa lembaga, organisasi, ormas dan lainnya menerima dana hibah/bansos tidak berkedudukan di Kabupaten Inhu. Dan ada lembaga, organisasi, ormas dan lainnya menerima secara berturut-turut tidak sesuai dengan peraturan Mentri dalam Negeri nomor 39 Tahun 2012 tentang perubahan atas peraturan Mentri dalam Negeri No 32 tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah/bansos yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pasal 11 Ayat 3.

    Kare

    Belum lama ini saat ditanyakan kepada Inspektur Inspektorat Kabupaten Inhu, Boyke Sitinjak SE melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan, permasalahan dugaan korupsi dana Hibah/Bansos sudah pernah di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Bahkan sudah sampai ke KPK.

    Namun diduga ada oknum yang sengaja memalsukan surat KPK. Dalam surat KPK yang palsu tersebut disebutkan kasus ini akan ditindaklanjuti.

    Ditanya, surat apa yang dipalsukan oleh oknum tersebut, apa surat laporan BPKP Nomor LAP-227/PW04/3/2015 tertanggal 23 Juni 2015. Boyke menjawab, kita tunggu saja surat dari KPK yang dipalsukan itu.

    Ditanya ulang, berarti KPK hingga kini belum memberikan jawaban terkait surat apa yang dipalsukan oleh oknum tersebut, Boyke menjawab, tanyakan saja kepada mereka yang pernah mengadukan prihal tersebut ke KPK."singkatnya.**/heri



     
    Berita Lainnya :
  • KPK Diminta Serius Tangani Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos Inhu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved