Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Pak Catur Sugeng Tengok Nasib Warga Kampar, Layak Apa Tidak ?
Kamis, 13 Februari 2020 - 21:05:51 WIB
Ratini, warga RT 09, RW 04, Dusun 2 Sikumbang, Desa Pulau Sarak, Kecamatan Kabupaten Kampar, diabaikan pemerintah dia hidup tidak layak. (Toni)
TERKAIT:
 
  • Pak Catur Sugeng Tengok Nasib Warga Kampar, Layak Apa Tidak ?
  •  

    Suaraaktual.CO | Kampar - Kemarin, puluhan Mahasiswa KAMMI memberikan raport merah atas minim prestasi yang diraih oleh Catur Sugeng SH selaku Bupati Kampar yang telah menjabat selama 1 Tahun terakhir.

    Meski demikian Catur Sugeng belum juga nampak perubahan, diantara disektor sosial. Hal itu bisa dipandang kearah Ratini, warga RT 09, RW 04, Dusun 2 Sikumbang, Desa Pulau Sarak, Kecamatan Kabupaten Kampar.

    Dimana Ratini ini merupakan penduduk Kampar, layak juga dengan status yang sama dengan Bupati Kampar pendatang tetapi memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kampar.

    Seharusnya Ratini yang sudah berusia 100 Tahun lebih ini meski mendapatkan pelayanan hidup yang layak, sesuai dengan Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 menyebutkan bahwa Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

    Terkait dengan nasib Ratini ini Pemerintahan Daerah Kabupaten Kampar seakan tutup mata, tutup telinga seakan pura-pura tidak tahu meski jari media sudah 'keriting' memberitakan.

    Pantauan suaraaktual.co pada Kamis (13/02/2020) siang tadi. Ratini ini buta, rumah tempat tinggal dia miris berdinding apa adanya. Lantai tanah dan bahkan tungku untuk memamasaknya ada di dalam tempat tinggalnya.

    Ratini tinggal bersama suaminya yang sudah berusia hampir 100 Tahun. Dan hidup Ratini ini jangankan untuk biaya buat rumah, buat makan saja ia harus menunggu uluran tangan masyarakat yang bermurah hati.

    Bahkan sudah siang, Ratini ini saat ditanya suaraaktual.co belum makan ," Saya belum makan, meski lapar saya harus menunggu rezeki dari orang. Saya buta dan suami saya sudah tua dan tidak biasa usaha apa-apa" tutur Ratini dengan wajah teguh.

    Meski hidup penuh dengan cobaan, tidak ada terpancar dari wajah keriput itu kesedihan. Ia masih tersenyum. Meski ia diberikan harapan dan janji palsu oleh Badan Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar.

    Wanita tua ini tidak meminta apa apa, meski ia diberikan uang berlimpah, rumah mewah tidak bakal bisa ia nikmati dan berpoya-poya. Usianya saja diambang uzur.

    Setidaknya dengan usia Seratusan tahun lebih ini, Ratini bisa menghabiskan sisa hidup di negeri Indonesia yang mana sudah sok pasti ia saksikan betapa perihnya hidup dimasa penjajahan.

    Potret ragam kehidupan banyak terekspos belakangan ini di Kabupaten Kampar suatu bukti tidak berjalan maksimalnya program Negeri Serambi Mekkah yang ditinggalkan sang visioner dan putra terbaik Kampar Almarhum Aziz Zainal.

    Kini Catur Sugeng menjadi sorotan masyarakat banyak. Ia bahkan dinilai gagal dalam memimpin Pemerintahan Daerah Kabupaten Kampar-- Raport merah yang diberikan Mahasiswa KAMMI suatu bukti ketidakpuasan masyarakat.***

    Redaktur : Toni Chaniago








    Loading...




     
    Berita Lainnya :
  • Pak Catur Sugeng Tengok Nasib Warga Kampar, Layak Apa Tidak ?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved