Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
PT Kaltim Mengubah Hukuman Santoso Mafia Narkoba dari 1 Tahun jadi Seumur Hidup
Rabu, 09 Oktober 2019 - 10:28:02 WIB
Pengadilan Tinggi (PT) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mengubah hukuman mafia narkoba Rahman Santosa dari hukuman 1 tahun penjara menjadi penjara seumur hidup. (Ist)
TERKAIT:
 
  • PT Kaltim Mengubah Hukuman Santoso Mafia Narkoba dari 1 Tahun jadi Seumur Hidup
  •  

    Suaraaktual.CO | Kaltim - Pengadilan Tinggi (PT) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mengubah hukuman mafia narkoba Rahman Santosa dari hukuman 1 tahun penjara menjadi penjara seumur hidup.

    Alhasil, Rahman harus menghuni penjara hingga meninggal di dalam sel. "Mengubah putusan Pengadilan Negeri (PN) Samarinda Nomor 209/PID.Sus/2019/PN.Smr tanggal 02 Juli 2019," Demikian bunyi putusan yang dikutip dari website Mahkamah Agung (MA), Rabu (9/10/2019).

    Dalam putusan itu, menyatakan Terdakwa Rahman Santosa alias Maman oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup dan pidana denda sejumlah sejumlah Rp13.333.000.000,-.

    Rahman dinyatakan bersalah melakukan permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I dalam bentuk tanaman beratnya lebih dari 5 gram.

    Duduk sebagai ketua majelis Sutoyo yang juga sehari-hari sebagai Ketua PT Samarinda. Adapun anggota majelis yaitu Arthur Hangewa dan Suprapto. Majelis menganulir hukuman PN Samarinda karena dinilai terlalu ringan.

    "Pengadilan Tinggi menilai penjatuhan pidana Penjara yang demikian akan menciderai rasa keadilan dalam masyarakat," sebut majelis hakim.

    Alasan mengubah hukuman 1 tahun penjara menjadi penjara seumur hidup yaitu Rahman merupakan residivis. Rahman sedang menjalani masa hukuman di penjara untuk dua kasus narkonba.

    Hukuman pertama selama 6 tahun penjara dan hukuman kedua selama 13 tahun penjara.

    "Hal-hal yang meringankan tidak ada," ucap majelis tegas sebagai mana dikutip dari laman detiknewscom.

    Kasus ini bermula saat ditangkap Jamaluddin dan Johan Bastian sebuah hotel di Samarinda pada September 2016 siang dengan barang bukti 1,5 kg sabu.

    Selidik punya selidik, mereka melakukan transaksi narkoba atas perintah Rahman Santoso yang sedang berada di Rutan Balikpapan. ***

    Redaktur : Toni Chaniago







     
    Berita Lainnya :
  • PT Kaltim Mengubah Hukuman Santoso Mafia Narkoba dari 1 Tahun jadi Seumur Hidup
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved