Pilihan Editor Galeri Foto AdvertorialPopular
   
 
Beritakan Dugaan Korupsi Dana Desa, Wartawan Diancam dan Dipukul Polisi Berpangkat Aipda
Selasa, 13 Agustus 2019 - 13:37:44 WIB
TERKAIT:
 
  • Beritakan Dugaan Korupsi Dana Desa, Wartawan Diancam dan Dipukul Polisi Berpangkat Aipda
  •  

    SUARAAKTUAL.CO | INHU - Diduga karena tulis berita tentang dugaan kasus korupsi dana desa Punti Kayu Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Inhu, Riau, seorang wartawan dipukul oknum polisi berpangkat Aipda dari Sat Narkoba Polres Inhu pada tanggal 4 Agustus lalu.

    Sebelum insiden pemukulan tersebut, oknum polisi dengan inisial MP berpangkat Aipda bertugas di Sat Narkoba Polres Inhu dilaporkan si wartawan yang bernam Mangasa Situmorang ke Propam Polda Riau terkait pengancaman.

    Masalahnya, oknum polisi ini tidak terima abangnya, kades Desa Punti Kayu Kecamatan Batang Peranap diberitakan tentang dugaan korupsi dana desa dan dugaan pemalsuan tanda tangan dalam SPJ tahun 2016.

    "Temuan ini saya konsultasikan sama Kejaksaan, mungkin hal ini terdengar oleh oknum polisi MP yang tidak lain adik dari Kades tersebut, lalu oknum polisi MP mengancam saya mau potong kaki. Lalu hal itu saya laporkan ke Propam Polda Riau," jelas Mangasa Situmorang.

    Setelah lebih kurang 1 bulan, pada Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 18.05 Wib di dusun Pino-pino Desa Punti Kayu di salah satu warung kopi milik Rapi Tamba, datang oknum polisi MP dan dia langsung masuk ke dalam warung lalu memukul sebuah meja dan menghantamkan helmnya ke meja seraya berkata, "Oh kau, sambil menarik kerah leher baju saya lalu menonjok jepala saya," kata Mangasa.

    Tidak hanya sekedar tonjok kepala, oknum polisi MP juga mengancam dalam waktu satu minggu si wartawan supaya saya keluar dari Desa Punti Kayu.

    Ulah oknum Polisi MP ini disaksikan oleh Romidi Siahaan, Isak Panjaitan, Besly Sianipar. Saksi ini melihat insiden tersebut dan telah memberikan keterangan pada Provos Polisi. Kejadian ini juga banyak disaksikan warga Desa Punti Kayu.

    Terpisah Kasat Narkoba Polres Inhu, Iptu Jalifer Lumban Touran SAP saat dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pihaknya belum tahu kebenarannya.

    "Kalau memang jelas ada indikasi sesuai persaratan hukum, ini kan belum jelas kebenarannya," katanya.

    Ketika ditanya sudah ada pemeriksaan korban atau pun pelaku, Kasat mengatakan korban tidak ada melaporkan kasusnya.

    Terkait hal ini Kades Punti Kayu Alias Surman Pasaribu saat dihubungi hendpone dengan nomor 08526484xxxx, menjawab, maaf saya bukan kades Punti Kayu, anda salah sambung.

    Sementara oknum polisi MP yang diduga melakukan pemukulan dan pengancaman terhadap oknum wartawan saat dihubungi mengatakan, "Maaf saya sedang berada di masjid,: katanya.**HR



     
    Berita Lainnya :
  • Beritakan Dugaan Korupsi Dana Desa, Wartawan Diancam dan Dipukul Polisi Berpangkat Aipda
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2019 SUARAAKTUAL.CO, all rights reserved